Pertumbuhan Pelanggan Bogor Line Terus Meningkat, KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Dwi sasongko
Selasa, 19 Mei 2026 - 22:06 WIB
Pertumbuhan Pelanggan Bogor Line Terus Meningkat, KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama KAI Commuter tengah melakukan revitalisasi dan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor sebagai bagian dari peningkatan kapasitas layanan Commuter Line di wilayah Bogor Line. Pekerjaan tersebut berlangsung sejak 15 April 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.
Revitalisasi dilakukan untuk mendukung operasional Commuter Line dengan 12 kereta dalam satu rangkaian (SF12), sehingga kapasitas angkut pelanggan dalam satu perjalanan dapat meningkat seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat di lintas Bogor Line.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan fasilitas pelayanan di Stasiun Bogor menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran mobilitas pelanggan Commuter Line yang terus tumbuh setiap tahun.
“Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek. Pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan kesiapan kapasitas stasiun dan pola operasi perjalanan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).
Saat ini, frekuensi perjalanan Commuter Line di Stasiun Bogor mencapai 392 perjalanan per hari pada hari kerja dan 373 perjalanan per hari saat akhir pekan. Tingginya frekuensi perjalanan tersebut menjadikan Stasiun Bogor sebagai salah satu stasiun dengan aktivitas pelanggan paling padat di jaringan Commuter Line Jabodetabek.
Data pelanggan menunjukkan tren pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada periode Januari hingga April 2026, volume pelanggan yang melakukan gate in di Stasiun Bogor tercatat sebanyak 6.140.074 pelanggan, sedangkan gate out mencapai 5.959.832 pelanggan.
Sepanjang tahun 2025, volume gate in di Stasiun Bogor mencapai 18.199.619 pelanggan dan gate out sebanyak 18.171.350 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat gate in sebanyak 17.124.802 pelanggan dan gate out sebesar 17.276.284 pelanggan.
Revitalisasi dilakukan untuk mendukung operasional Commuter Line dengan 12 kereta dalam satu rangkaian (SF12), sehingga kapasitas angkut pelanggan dalam satu perjalanan dapat meningkat seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat di lintas Bogor Line.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan fasilitas pelayanan di Stasiun Bogor menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran mobilitas pelanggan Commuter Line yang terus tumbuh setiap tahun.
“Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek. Pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan kesiapan kapasitas stasiun dan pola operasi perjalanan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).
Saat ini, frekuensi perjalanan Commuter Line di Stasiun Bogor mencapai 392 perjalanan per hari pada hari kerja dan 373 perjalanan per hari saat akhir pekan. Tingginya frekuensi perjalanan tersebut menjadikan Stasiun Bogor sebagai salah satu stasiun dengan aktivitas pelanggan paling padat di jaringan Commuter Line Jabodetabek.
Data pelanggan menunjukkan tren pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada periode Januari hingga April 2026, volume pelanggan yang melakukan gate in di Stasiun Bogor tercatat sebanyak 6.140.074 pelanggan, sedangkan gate out mencapai 5.959.832 pelanggan.
Sepanjang tahun 2025, volume gate in di Stasiun Bogor mencapai 18.199.619 pelanggan dan gate out sebanyak 18.171.350 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat gate in sebanyak 17.124.802 pelanggan dan gate out sebesar 17.276.284 pelanggan.