home global news

Penjualan Starbucks Korea Anjlok Usai Kampanye Tank Day Tuai Banyak Kecaman

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:48 WIB
Penjualan Starbucks Korea Anjlok Usai Kampanye Tank Day Tuai Banyak Kecaman
LANGIT7.ID-Korea Selatan; Starbucks Korea mengalami penurunan penjualan yang "sangat signifikan" setelah sebuah kampanye pemasaran yang mengingatkan pada tindakan brutal militer tahun 1980 terhadap demonstran pro-demokrasi memicu kemarahan publik. Hal ini disampaikan oleh operator lokal jaringan kopi tersebut.

Shinsegae Group, yang anak perusahaannya E-Mart memegang lisensi Starbucks di Korea Selatan, menghadapi kritik yang semakin keras atas kampanye bernama "Hari Tank" yang diluncurkan tepat pada peringatan Pemberontakan Gwangju 18 Mei. Saat itu, pemerintah militer mengerahkan tentara dan tank untuk membasmi demonstrasi pro-demokrasi.

Dalam jumpa pers pada Selasa (27/5/2025), Ketua Shinsegae Group, Chung Yong-jin, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memohon kepada publik agar tidak melampiaskan kemarahan kepada para karyawan dan staf lapangan Starbucks Korea.

"Saya sangat menyesalkan bahwa banyak orang merasakan sakit hati dan kemarahan karena kampanye pemasaran Starbucks Korea yang tidak pantas," kata Chung.

"Saya akan bertanggung jawab penuh atas insiden ini."

Chung juga meminta agar masyarakat tidak meluapkan frustrasi mereka kepada staf di gerai-gerai Starbucks, karena tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan manajemen. Belum ada laporan mengenai insiden besar di gerai-gerai Starbucks.

Chung pertama kali menyampaikan permintaan maaf pada 19 Mei, dengan pernyataan bahwa kampanye tersebut telah "menimbulkan luka mendalam bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan dari Gerakan Demokratisasi 18 Mei, serta masyarakat luas."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya