home global news

Bagaimana Arab Saudi Berencana Mengubah AI Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi? Mau Dibawa Kemana Negara Ini?

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:45 WIB
Bagaimana Arab Saudi Berencana Mengubah AI Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi? Mau Dibawa Kemana Negara Ini?
LANGIT7.ID-Riyadh; Arab Saudi berada pada posisi unik untuk menjadi raksasa teknologi di Timur Tengah, karena Kerajaan ini sudah memiliki ekosistem yang komprehensif dan terstruktur untuk mendorong pertumbuhan di sektor-sektor maju seperti kecerdasan buatan (AI), demikian menurut para pakar kepada Arab News.

Pernyataan ini muncul di tengah keputusan kabinet Saudi pada bulan Maret untuk menetapkan tahun 2026 sebagai Tahun AI, yang menegaskan percepatan transformasi teknologi Kerajaan dan memosisikannya sebagai pengungkit utama diversifikasi ekonomi.

Inti dari strategi tersebut adalah Humain, sebuah perusahaan kecerdasan buatan yang diluncurkan pada tahun 2025 untuk mendukung inovasi lokal, mengembangkan kekayaan intelektual, serta menarik talenta dan investasi AI global.

Raymond Khoury, mitra dan pemimpin praktik sektor publik di Arthur D. Little Middle East, mengatakan: "Pada intinya adalah Humain, yang muncul sebagai penggerak utama AI nasional di seluruh infrastruktur, aplikasi, dan pengembangan sektor. Humain berpotensi berfungsi sebagai mesin pelaksana penerapan AI, menyediakan fondasi komputasi, platform, dan solusi yang menerjemahkan strategi menjadi dampak nyata."

Di awal tahun 2026, Humain menginvestasikan Rp45 triliun (3 miliar USD) ke dalam xAI milik Elon Musk sesaat sebelum perusahaan rintisan tersebut bergabung dengan SpaceX. Humain juga menyepakati kerangka pembiayaan senilai hingga Rp18 triliun (1,2 miliar USD) dengan Dana Infrastruktur Nasional Arab Saudi untuk memperluas infrastruktur AI dan digital di Kerajaan.

Khoury menambahkan: "Tahun 2026 bisa lebih dari sekadar tonggak simbolis. Tahun itu bisa menjadi tahun di mana Arab Saudi mewujudkan AI secara nyata, dalam skala besar, dengan dampak yang terukur, dan dengan momentum yang bertahan lama jauh setelah deklarasi semata."

Senada dengan itu, Ahmad Issa, wakil presiden regional untuk Arab Saudi di Cloudera, mengatakan bahwa penetapan tahun 2026 sebagai Tahun AI merupakan langkah maju yang tegas dalam Visi 2030 Kerajaan dan Strategi Nasional untuk Data dan AI.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya