Kemendikdasmen Beri Penghargaan Pemda dengan Validitas Terbaik, Kepulauan Babel Jadi Pemprov Terbaik 1
Lusi mahgriefie
Jum'at, 29 Mei 2026 - 09:22 WIB
Kemendikdasmen Beri Penghargaan Pemda dengan Validitas Terbaik, Kepulauan Babel Jadi Pemprov Terbaik 1
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) penghargaan kepada Pemerintah Daerah dengan Residu Data Pendidikan Terendah (Validitas Terbaik) tahun 2025.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mewujudkan kedaulatan data sebagai fondasi transformasi digital pendidikan nasional. Diberikan di momen Tasyakuran Hardiknas 2026 sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.
"Rendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat," ujar Wibowo dalma keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Kemendikdasmen Bersama Polri, Kejaksaan, KPK, dan Kemendagri Komitmen Kawal SPMB Ramah 2026
Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.
"Dengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel," tambahnya.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mewujudkan kedaulatan data sebagai fondasi transformasi digital pendidikan nasional. Diberikan di momen Tasyakuran Hardiknas 2026 sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.
"Rendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat," ujar Wibowo dalma keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Kemendikdasmen Bersama Polri, Kejaksaan, KPK, dan Kemendagri Komitmen Kawal SPMB Ramah 2026
Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.
"Dengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel," tambahnya.