Mahasiswa Didorong Jadi Inovator Ekonomi Syariah Digital, MES DIY Soroti Peran Strategis Generasi Muda
Tim langit 7
Kamis, 04 Juni 2026 - 06:45 WIB
(Dok: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
LANGIT7.ID-Yogyakarta; Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi ekonomi syariah di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya memahami teori ekonomi syariah, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional SEA-SUKA 5.0 bertajuk "Digital Innovation in Sharia Economic Systems: Strengthening Resilience and Expanding Inclusive Growth" yang digelar Forum Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (ForSEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Wakil Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr Priyonggo Suseno, menilai perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional.
"Generasi muda memiliki posisi strategis untuk menjadi inovator yang mampu mengembangkan berbagai model bisnis dan layanan keuangan syariah berbasis teknologi," katanya, dikutip Kamis (4/6/2026).
Menurut Priyonggo, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan teknologi semata, tetapi juga menyangkut pola pikir, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
"Mahasiswa harus menjadi pelaku utama yang menghadirkan solusi bagi pengembangan ekonomi syariah Indonesia," katanya.
Ia menjelaskan, berbagai inovasi ekonomi syariah berbasis digital kini terus berkembang. Inovasi tersebut mencakup fintech syariah, equity crowdfunding syariah, pembayaran digital syariah, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga integrasi keuangan sosial Islam melalui instrumen zakat dan wakaf produktif berbasis digital.
Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional SEA-SUKA 5.0 bertajuk "Digital Innovation in Sharia Economic Systems: Strengthening Resilience and Expanding Inclusive Growth" yang digelar Forum Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (ForSEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Wakil Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr Priyonggo Suseno, menilai perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional.
"Generasi muda memiliki posisi strategis untuk menjadi inovator yang mampu mengembangkan berbagai model bisnis dan layanan keuangan syariah berbasis teknologi," katanya, dikutip Kamis (4/6/2026).
Menurut Priyonggo, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan teknologi semata, tetapi juga menyangkut pola pikir, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
"Mahasiswa harus menjadi pelaku utama yang menghadirkan solusi bagi pengembangan ekonomi syariah Indonesia," katanya.
Ia menjelaskan, berbagai inovasi ekonomi syariah berbasis digital kini terus berkembang. Inovasi tersebut mencakup fintech syariah, equity crowdfunding syariah, pembayaran digital syariah, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga integrasi keuangan sosial Islam melalui instrumen zakat dan wakaf produktif berbasis digital.