Gelar Vaksinasi di Banyak Pesantren, PBNU Apresiasi Kerja Polda Jateng
Arif purniawan
Selasa, 19 Oktober 2021 - 17:40 WIB
Wakil Ketua Umum PBNU KH Moch Maksum menyerahkan penghargaan kepada Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. (foto: istimewa)
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Polda Jateng karena telah melakukan vaksinasi massal di sejumlah pesantren di Jawa Tengah.
Wakil Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Moch Maksum mengatakan perhatian Polda Jateng pada komunitas pesantren amat mengharukan, sekaligus menumbuhkan apresiasi dari PBNU.
“Komunitas pesantren, bila tidak diperhatikan bisa menjadi klustrer baru, karena para santri dalam proses belajar wajib tinggal di dalam lingkungan pesantren,” kata KH Moch Maksum, Selasa (19/10).
Baca juga:Indonesia Tembus 100 Juta Orang Tervaksin Dosis Pertama
Ia meyakini Polda Jateng memiliki andil besar dalam penurunan level Covid-19 di Jawa Tengah, yang ikut menginisiasi vaksinasi di kalangan santri. Meski pun sempat ada ledakan kasus di Demak dan Kudus yang berasal dari kegiatan santri.
“Ledakan covid di Demak maupun Kudus dulu, berawal dari tradisi kepesantrenan seperti Syawalan. Para santri banyak ikut dalam kegiatan seperti itu. Maka vaksinasi yang dilakukan Polda Jateng pada para santri berdampak besar pada penurunan covid di Jateng. Saya meyakini itu,” ujar dia.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, komunitas pesantren menjadi salah satu sasaran penting dalam program vaksinasi yang dilaksanakan Polda Jateng. Ada 4.000 pesantren yang tersebar di seluruh Jawa Tengah yang menjadi perhatian terkait vaksinasi.
Wakil Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Moch Maksum mengatakan perhatian Polda Jateng pada komunitas pesantren amat mengharukan, sekaligus menumbuhkan apresiasi dari PBNU.
“Komunitas pesantren, bila tidak diperhatikan bisa menjadi klustrer baru, karena para santri dalam proses belajar wajib tinggal di dalam lingkungan pesantren,” kata KH Moch Maksum, Selasa (19/10).
Baca juga:Indonesia Tembus 100 Juta Orang Tervaksin Dosis Pertama
Ia meyakini Polda Jateng memiliki andil besar dalam penurunan level Covid-19 di Jawa Tengah, yang ikut menginisiasi vaksinasi di kalangan santri. Meski pun sempat ada ledakan kasus di Demak dan Kudus yang berasal dari kegiatan santri.
“Ledakan covid di Demak maupun Kudus dulu, berawal dari tradisi kepesantrenan seperti Syawalan. Para santri banyak ikut dalam kegiatan seperti itu. Maka vaksinasi yang dilakukan Polda Jateng pada para santri berdampak besar pada penurunan covid di Jateng. Saya meyakini itu,” ujar dia.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, komunitas pesantren menjadi salah satu sasaran penting dalam program vaksinasi yang dilaksanakan Polda Jateng. Ada 4.000 pesantren yang tersebar di seluruh Jawa Tengah yang menjadi perhatian terkait vaksinasi.