home global news

Tarif Transjakarta Bakal Naik Demi Mengurangi Beban Subsidi

Senin, 08 Juni 2026 - 11:59 WIB
Tarif Transjakarta Bakal Naik Demi Mengurangi Beban Subsidi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melakukan penyesuaian terhadap tarif bus Transjakarta di bulan ini. Artinya akan ada kenaikan tarif.

Rencana ini menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek, menyusul pengoperasian sejumlah rute baru yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga, termasuk rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.

Pramono menambahkan, kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk satu jalur tertentu, tetapi juga berpotensi mencakup beberapa rute yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Pemprov menilai tarif Rp 3.500 yang saat ini berlaku tidak lagi relevan untuk sejumlah rute antarkota dengan jarak tempuh yang lebih panjang. Selain itu, penyesuaian tarif perlu dilakukan karena jumlah subsidi yang terlalu besar.

"Untuk tarif Transjabodetabek Blok M-Soekarno Hatta, segera akan kami putuskan. Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian," jelas Pramono kepada wartawan, dikutip Senin (8/6/2026).

Baca juga:Panduan ke Jakarta Fair Naik Transportasi Umum, TransJakarta hingga KRL

Namun begitu, Pramono memutuskan penyesuaian tarif Transjabodetabek hanya berlaku di beberapa rute saja.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya