AS dan Iran Saling Serang di Seluruh Timur Tengah untuk Hari Kedua Berturut-turut
Sururi al faruq
Kamis, 11 Juni 2026 - 15:52 WIB
AS dan Iran Saling Serang di Seluruh Timur Tengah untuk Hari Kedua Berturut-turut
LANGIT7.ID-Iran; Amerika Serikat dan Iran kembali melancarkan serangan di berbagai wilayah Timur Tengah untuk hari kedua berturut-turut, semakin merenggangkan gencatan senjata yang sudah rapuh antara kedua negara yang disepakati pada bulan April.
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan telah menyelesaikan serangkaian "serangan untuk membela diri" yang menargetkan lokasi militer, pengawasan, dan radar di Iran selatan.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Donald Trump bersumpah bahwa pasukan AS akan "menghantam" Iran dengan keras, dan bahwa Teheran "terlalu lama mengambil keputusan" untuk mengakhiri perang secara permanen.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan yang menargetkan aset-aset militer AS di sejumlah negara di kawasan tersebut.
Basis militer AS di Bahrain dan Kuwait kembali menjadi sasaran tembakan Iran untuk hari kedua berturut-turut. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menembakkan rudal balistik ke pusat komando AS di Yordania, menurut media negara Iran.
IRGC menyatakan telah menghancurkan "sejumlah besar" jet tempur AS dan "fasilitas" setelah menembakkan 12 rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, meskipun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan sirine peringatan serangan udara berbunyi sepanjang malam dan terdapat kerusakan pada rumah serta kendaraan di ibu kota Manama dan Kota Hamad akibat pecahan peluru yang jatuh.
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan telah menyelesaikan serangkaian "serangan untuk membela diri" yang menargetkan lokasi militer, pengawasan, dan radar di Iran selatan.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Donald Trump bersumpah bahwa pasukan AS akan "menghantam" Iran dengan keras, dan bahwa Teheran "terlalu lama mengambil keputusan" untuk mengakhiri perang secara permanen.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan yang menargetkan aset-aset militer AS di sejumlah negara di kawasan tersebut.
Basis militer AS di Bahrain dan Kuwait kembali menjadi sasaran tembakan Iran untuk hari kedua berturut-turut. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menembakkan rudal balistik ke pusat komando AS di Yordania, menurut media negara Iran.
IRGC menyatakan telah menghancurkan "sejumlah besar" jet tempur AS dan "fasilitas" setelah menembakkan 12 rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, meskipun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan sirine peringatan serangan udara berbunyi sepanjang malam dan terdapat kerusakan pada rumah serta kendaraan di ibu kota Manama dan Kota Hamad akibat pecahan peluru yang jatuh.