BAZNAS Ungkap Kunci Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, Mutu Layanan Jadi Fokus
Tim langit 7
Jum'at, 12 Juni 2026 - 08:51 WIB
BAZNAS Ungkap Kunci Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, Mutu Layanan Jadi Fokus
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menyempurnakan sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui penerapan Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 secara konsisten di seluruh unit BAZNAS di Indonesia.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga profesionalitas lembaga, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan BAZNAS RI.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Refreshment Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Konsultan ISO BAZNAS Ir. Boby IM Sibarani, Kepala Divisi Sistem dan Prosedur BAZNAS RI Resti Vurwarin, S.E., Ak., serta para kepala divisi dan kepala bagian dari seluruh unit kerja BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, penerapan standar ISO di seluruh unit kerja BAZNAS tidak hanya berfungsi untuk menjamin kualitas layanan, tetapi juga mendorong efisiensi dalam tata kelola organisasi. Dengan demikian, peningkatan mutu dapat berjalan beriringan dengan penguatan efektivitas dan efisiensi kerja.
"Kita harus bertumpu pada mutu dan pada kualitas. Karena saat ini orientasi masyarakat adalah pada kualitas layanan yang diberikan," ujar Sodik dalam keterangannya, dikutip Jumat (12/6/2026).
Sodik menilai, penerapan standar mutu juga perlu diperluas ke berbagai unit layanan dan program pemberdayaan BAZNAS. Menurutnya, setiap sektor memiliki standar yang harus dipenuhi untuk memastikan kualitas layanan yang optimal, baik di bidang kesehatan, pertanian, peternakan, maupun sektor lainnya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga profesionalitas lembaga, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan BAZNAS RI.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Refreshment Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., dan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Konsultan ISO BAZNAS Ir. Boby IM Sibarani, Kepala Divisi Sistem dan Prosedur BAZNAS RI Resti Vurwarin, S.E., Ak., serta para kepala divisi dan kepala bagian dari seluruh unit kerja BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, penerapan standar ISO di seluruh unit kerja BAZNAS tidak hanya berfungsi untuk menjamin kualitas layanan, tetapi juga mendorong efisiensi dalam tata kelola organisasi. Dengan demikian, peningkatan mutu dapat berjalan beriringan dengan penguatan efektivitas dan efisiensi kerja.
"Kita harus bertumpu pada mutu dan pada kualitas. Karena saat ini orientasi masyarakat adalah pada kualitas layanan yang diberikan," ujar Sodik dalam keterangannya, dikutip Jumat (12/6/2026).
Sodik menilai, penerapan standar mutu juga perlu diperluas ke berbagai unit layanan dan program pemberdayaan BAZNAS. Menurutnya, setiap sektor memiliki standar yang harus dipenuhi untuk memastikan kualitas layanan yang optimal, baik di bidang kesehatan, pertanian, peternakan, maupun sektor lainnya.