Memaknai Tahun Baru Islam: Amalan yang Dianjurkan Hingga Tradisi Umat Islam di Dunia
Lusi mahgriefie
Senin, 15 Juni 2026 - 09:35 WIB
Perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia. Foto: ist
Tahun Baru Islam hendaknya bukan hanya dimaknai sekadar pergantian tahun, melainkan saatnya melihat lebih dalam tentang apa yang sebenarnya Islam inginkan dari momen ini.
Islam memandang pergantian tahun sebagai momen muhasabah, introspeksi diri yang jujur tentang apa yang sudah dilakukan dan apa yang perlu diperbaiki
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ
"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok." (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini adalah undangan untuk selalu mengevaluasi diri, dan tahun baru adalah momen yang paling tepat untuk melakukannya secara serius.
Tahun baru Islam bukan hanya tentang tanggal 1 Muharram saja, melainkan seluruh bulan Muharram menyimpan keutamaan yang sangat besar.
Islam memandang pergantian tahun sebagai momen muhasabah, introspeksi diri yang jujur tentang apa yang sudah dilakukan dan apa yang perlu diperbaiki
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ
"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok." (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini adalah undangan untuk selalu mengevaluasi diri, dan tahun baru adalah momen yang paling tepat untuk melakukannya secara serius.
Tahun baru Islam bukan hanya tentang tanggal 1 Muharram saja, melainkan seluruh bulan Muharram menyimpan keutamaan yang sangat besar.