home lifestyle muslim

Hijrah Hati di Tengah Kegaduhan Zaman

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:04 WIB
Hijrah Hati di Tengah Kegaduhan Zaman
Oleh : Agus Yuliawan



LANGIT7.ID-Setiap datangnya Tahun Baru Hijriah, umat Islam mengenang peristiwa hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Namun bagi para pencari hikmah dan kaum sufi, hijrah bukan semata perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain. Hijrah adalah perjalanan batin; perpindahan dari kegelapan menuju cahaya, dari keterikatan dunia menuju kedekatan dengan Allah, dari ego menuju jiwa yang tenang.

Dalam kehidupan modern yang serba cepat, manusia sering kali mengalami keterasingan. Teknologi berkembang pesat, informasi mengalir tanpa batas, tetapi ketenangan hati justru semakin sulit ditemukan. Banyak orang berhasil menaklukkan dunia luar, namun gagal menata dunia di dalam dirinya. Di sinilah makna hijrah menemukan relevansinya.

Para sufi memandang bahwa perjalanan hidup sejatinya adalah perjalanan pulang. Kita berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Namun perjalanan itu tidak hanya terjadi ketika ajal tiba. Setiap hari manusia dipanggil untuk berhijrah dari sifat-sifat yang menjauhkan dirinya dari Tuhan menuju sifat-sifat yang mendekatkannya kepada-Nya.

Hijrah pertama adalah hijrah dari kesombongan menuju kerendahan hati. Dalam dunia yang sering mengukur manusia dari jabatan, kekayaan, dan popularitas, kesombongan mudah tumbuh tanpa disadari. Padahal para arif mengajarkan bahwa semakin tinggi ilmu seseorang, semakin ia menyadari betapa sedikit yang diketahuinya. Semakin dekat seseorang kepada Allah, semakin rendah hatinya di hadapan sesama.

Hijrah kedua adalah hijrah dari kegaduhan menuju keheningan. Kehidupan digital membuat manusia terus berbicara, berkomentar, dan bereaksi. Akan tetapi, kebijaksanaan sering lahir dari kemampuan untuk diam dan mendengar. Dalam tradisi tasawuf, keheningan bukan kekosongan, melainkan ruang untuk mendengar suara hati dan menangkap bisikan hikmah yang sering tertutup oleh hiruk-pikuk dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya