home global news

Fadli Zon Gandeng CSCI China, Revitalisasi Kota Tua dan Warisan Budaya Jadi Prioritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:05 WIB
Fadli Zon Gandeng CSCI China, Revitalisasi Kota Tua dan Warisan Budaya Jadi Prioritas
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan dialog strategis bersama Chairman of China State Construction International Holdings Limited (CSCI), Gao Bo. Dialog yang bertempat di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta tersebut merupakan tindak lanjut diskusi strategis antara Kementerian Kebudayaan dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Dalam dialog, Menteri Fadli menjelaskan bahwa negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Indonesia telah menjajaki berbagai kerja sama bilateral, seperti penguatan infrastruktur transportasi umum hingga pengembangan ekosistem budaya. Dialog strategis antara Menbud dan pihak CSCI menunjukkan komitmen besar kedua negara terhadap pembangunan masa depan berbasis kebudayaan.

Lebih jauh, Menteri Kebudayaan menerima gagasan China State Construction International Holdings Limited terkait perluasan kolaborasi, salah satunya pengembangan pusat pengobatan tradisional di Indonesia. Menbud menilai bahwa pusat pengobatan tradisional nantinya bukan hanya menjadi fasilitas kesehatan, namun juga dapat menunjukkan ekspresi budaya kepada masyarakat luas.

“Kami sangat menyambut baik gagasan pembangunan pusat pengobatan tradisional di Indonesia. Seperti yang kita tahu, salah satu bagian dari pengobatan tradisional yakni jamu atau Wellness Culture merupakan ekspresi budaya yang telah diinkripsi sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO,” ungkap Menbud Fadli dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Menteri Kebudayaan turut menegaskan bahwa kerja sama lingkup konstruksi antara Indonesia dan RRT memiliki potensi yang besar. Potensi tersebut, lanjut Menbud, dapat diwujudkan dalam bidang rekonstruksi bangunan budaya dan sejarah. “Kerja sama pembangunan dan revitalisasi bangunan bersejarah dapat menjadi poin utama kerja sama bilateral ini. Di bidang kebudayaan, termasuk di antaranya penataan kota lama atau kota tua di berbagai daerah Indonesia sangat potensial. Gagasan ini bisa kita eksplorasi lebih lanjut dengan stakeholder, kementerian dan lembaga Indonesia lain,” imbuh Menteri Fadli.

Senada dengan Menbud, Chairman of China State Construction International Holdings Limited (CSCI), Gao Bo menyebutkan bahwa kerja sama bilateral tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur, namun juga pembangunan sumber daya manusia dengan berbasis kebudayaan. Ia menuturkan, “Selain desain, konsep, dan perencanaan, sebuah pembangunan juga harus mengetahui karakteristik budaya lokal kawasan tersebut.”

Hadir dalam dialog tersebut, di antaranya perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Suaedi Sunanto; Chairman of China State Construction International Holdings Limited (CSCI), Gao Bo; Vice President of CSCI, Xu Tao; President of CSCI, Wang Ounan; Deputy General Manager of Marketing Department of CSCI, Meng Meng; serta Head of Marketing Department of CSCI, Sun Dechao. Turut hadir mendampingi Menteri Kebudayaan, yakni Direktur Jenderal Pelestarian Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani Alkitri; Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, I Made Dharma Suteja; serta Direktur Kerja Sama Kebudayaan, Mardisontori.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya