Piala Dunia 2026
Tak Terima Son Heung-min Dihina, Timnas Korea Selatan Boikot Media
Esti setiyowati
Rabu, 17 Juni 2026 - 19:57 WIB
Tak Terima Son Heung-min Dihina, Timnas Korea Selatan Boikot Media. Foto: Instagram/thekfa
Tim nasional Korea Selatan memboikot media asal negaranya selama ajangPiala Dunia 2026 usai muncul dugaan komentar miring terhadap kapten tim, Son Heung-min.
Reuters melaporkan, menurut media internasional ejekan para jurnalis Korsel itu diduga terekam mikrofon yang dalam keadaan aktif. Sejumlah personel media Negeri Ginseng itu disebut mengolok-olok masa wajib militer yang pernah dijalani Son.
Komentar itu muncul ketika penyerang berusia 33 tahun tersebut menjalani sesi latihan terpisah dari rekan-rekannya.
Baca juga:Tolak Timnas Korsel, Fisioterapis Indonesia Bagikan Kisah Haru Pascapemecatan STY
Isu wajib militer merupakan topik sensitif di Korea Selatan. Seperti diketahui, Korsel mewajibkan seluruh pria yang dinilai sehat secara fisik untuk menjalani dinas militer sekitar 21 bulan.
Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan menghadapi ancaman dari Korea Utara.
Namun, pemerintah Korea Selatan memberikan pengecualian bagi atlet yang berhasil meraih medali Olimpiade atau menjuarai Asian Games. Son Heung-min bersama rekan-rekannya memperoleh hak tersebut setelah mempersembahkan medali emas cabang sepak bola pada Asian Games 2018.
Reuters melaporkan, menurut media internasional ejekan para jurnalis Korsel itu diduga terekam mikrofon yang dalam keadaan aktif. Sejumlah personel media Negeri Ginseng itu disebut mengolok-olok masa wajib militer yang pernah dijalani Son.
Komentar itu muncul ketika penyerang berusia 33 tahun tersebut menjalani sesi latihan terpisah dari rekan-rekannya.
Baca juga:Tolak Timnas Korsel, Fisioterapis Indonesia Bagikan Kisah Haru Pascapemecatan STY
Isu wajib militer merupakan topik sensitif di Korea Selatan. Seperti diketahui, Korsel mewajibkan seluruh pria yang dinilai sehat secara fisik untuk menjalani dinas militer sekitar 21 bulan.
Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan menghadapi ancaman dari Korea Utara.
Namun, pemerintah Korea Selatan memberikan pengecualian bagi atlet yang berhasil meraih medali Olimpiade atau menjuarai Asian Games. Son Heung-min bersama rekan-rekannya memperoleh hak tersebut setelah mempersembahkan medali emas cabang sepak bola pada Asian Games 2018.