home otomotif

BMW Dikabarkan Hentikan Jajaran EV China Mulai Juli, Menjelang Era Neue Klasse

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11 WIB
BMW Dikabarkan Hentikan Jajaran EV China Mulai Juli, Menjelang Era Neue Klasse
LANGIT7.ID-Beijing; BMW dikabarkan akan menghentikan produksi seluruh kendaraan listrik (EV) buatan China mulai Juli, sehingga untuk sementara jajaran EV dari joint venture BMW Brilliance akan kosong.

Model yang terdampak adalah i3, i5, dan iX1. Ketiganya dibangun di atas platform CLAR (Cluster Architecture) BMW yang digunakan untuk mobil berbahan bakar dan listrik, dan ketiganya akan mencapai akhir siklus hidupnya secara bersamaan pada bulan Juli, demikian laporan BMW Club pada Rabu, akun WeChat yang telah lama memantau BMW.

Langkah ini membuka jalan bagi platform listrik murni Neue Klasse BMW, yang menjadi inti dari pergeseran elektrifikasi pabrikan Jerman tersebut, demikian catatan laporan.

i3 produksi lokal pertama kali meluncur dari pabrik Lydia di Shenyang pada Mei 2022 sebagai sedan listrik pertama BMW yang dibuat di China, dengan harga panduan awal 349.900 yuan (sekitar Rp780 juta).

i3 memiliki penjualan tertinggi di antara ketiganya, berkat basis pengguna besar yang telah dibangun oleh BMW Seri 3 bermesin bensin. Harga ecerannya kini turun hingga sekitar 180.000 yuan (sekitar Rp400 juta), demikian laporan tersebut.

Sementara itu, iX1 adalah satu-satunya SUV listrik yang masih dijual BMW di China. iX3 generasi pertama dihentikan produksinya pada Maret 2025, dan iX akan berhenti diimpor pada 2026, menurut laporan tersebut.

Dengan penghentian pada Juli ini, jajaran SUV listrik BMW akan mengalami kekosongan sementara.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya