Ucap Bela Sungkawa, Gubernur DKI Sebut Penyebab Tewasnya Siswi SMAN 6 karena Kabel PLN
Lusi mahgriefie
Jum'at, 19 Juni 2026 - 19:42 WIB
Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Nesha Amalia Evrian Putri (16), siswa kelas 10 SMAN 6 Jakarta akibat terjatuh dari sepeda motor yang tersangkut kabel, kemudian terlindas bus.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Losari, Jakarta Selatan pada Kamis, 18 Juni 2026.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang siswi yang bernama Neisha Amalia Evrian Putri, 16 tahun, siswi kelas 10 SMA 6 Jakarta, memang betul kemarin meninggal dunia ketika dibonceng terkena kabel di Jalan Losari, Jakarta Selatan," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).
Pramono menambahkan mengenai penyebab insiden tersebut yaitu terkena kabel milik PLN.
"Kronologisnya teman-teman sudah tahu tapi intinya itu terjadi dan penyebabnya (adalah) kabel yang terpotong, (kabel) PLN," ungkapnya.
Selanjutnya, ia mengaku telah memerintahkan sejumlah pihak terkait untuk memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban, mulai dari pendampingan hingga proses pemakaman.
"Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, kemudian Bina Marga, dan juga yang lainnya untuk membantu sepenuhnya, termasuk sampai dengan pemakaman kemarin," jelasnya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Losari, Jakarta Selatan pada Kamis, 18 Juni 2026.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang siswi yang bernama Neisha Amalia Evrian Putri, 16 tahun, siswi kelas 10 SMA 6 Jakarta, memang betul kemarin meninggal dunia ketika dibonceng terkena kabel di Jalan Losari, Jakarta Selatan," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).
Pramono menambahkan mengenai penyebab insiden tersebut yaitu terkena kabel milik PLN.
"Kronologisnya teman-teman sudah tahu tapi intinya itu terjadi dan penyebabnya (adalah) kabel yang terpotong, (kabel) PLN," ungkapnya.
Selanjutnya, ia mengaku telah memerintahkan sejumlah pihak terkait untuk memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban, mulai dari pendampingan hingga proses pemakaman.
"Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, kemudian Bina Marga, dan juga yang lainnya untuk membantu sepenuhnya, termasuk sampai dengan pemakaman kemarin," jelasnya.