UIN Gus Dur Kini Dilengkapi Gedung Laboratorium Terpadu Demi Perkuat Riset dan Inovasi
Lusi mahgriefie
Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:06 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Gedung Laboratorium Terpadu di UIN Gus Dur
Sarana pembelajaran Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan kini memiliki Gedung Laboratorium Terpadu, guna melengkapi fasilitas pendukung yang dirancang untuk memperkuat ekosistem akademik dan layanan kemahasiswaan.
Fasilitas tersebut meliputi laboratorium komputer, ballroom multifungsi, studio podcast, pusat layanan akademik, pusat pengembangan karier (Career Development Center), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta berbagai ruang penunjang lainnya yang mendukung proses pembelajaran, penelitian, inovasi, pengembangan kompetensi, dan peningkatan daya saing lulusan di era global.
Infrastruktur baru itu diresmikan hari ini oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta peninjauan sejumlah fasilitas laboratorium. Hadir, Rektor UIN Gus Dur Zaenal Mustakim beserta jajarannya, perwakilan dari pemerintah daerah, serta sivitas akademika kampus.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sarana akademik dan riset sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi keagamaan menuju kampus yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Menag mengapresiasi perkembangan UIN Gus Dur Pekalongan. Menag minta seluruh sivitas akademika terus percaya diri dalam membangun kampus yang unggul.
Baca juga:Berubah Jadi PTNBH, UIN Syarif Hidayatullah Kejar Target Kampus Kelas Dunia
Menurutnya, penyematan nama Gus Dur sebagai identitas kampus merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui karya, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Fasilitas tersebut meliputi laboratorium komputer, ballroom multifungsi, studio podcast, pusat layanan akademik, pusat pengembangan karier (Career Development Center), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta berbagai ruang penunjang lainnya yang mendukung proses pembelajaran, penelitian, inovasi, pengembangan kompetensi, dan peningkatan daya saing lulusan di era global.
Infrastruktur baru itu diresmikan hari ini oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta peninjauan sejumlah fasilitas laboratorium. Hadir, Rektor UIN Gus Dur Zaenal Mustakim beserta jajarannya, perwakilan dari pemerintah daerah, serta sivitas akademika kampus.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sarana akademik dan riset sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi keagamaan menuju kampus yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Menag mengapresiasi perkembangan UIN Gus Dur Pekalongan. Menag minta seluruh sivitas akademika terus percaya diri dalam membangun kampus yang unggul.
Baca juga:Berubah Jadi PTNBH, UIN Syarif Hidayatullah Kejar Target Kampus Kelas Dunia
Menurutnya, penyematan nama Gus Dur sebagai identitas kampus merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui karya, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat.