Zverev Harus Kehilangan Satu Set Untuk Pastikan Kemenangan Atas Blockx di Babak Pertama Wimbledon
Sururi al faruq
Rabu, 01 Juli 2026 - 06:18 WIB
Zverev Harus Kehilangan Satu Set Untuk Pastikan Kemenangan Atas Blockx di Babak Pertama Wimbledon
LANGIT7.ID-London; Alexander Zverev memasuki perjuangan hari pertama di Wimbledon benar bebar tidak mudah. Untuk menang, Ia harus meladeni pertarungan yang ketat terhadap petenis asal Belgia, Alexander Blockx. Kemenengan di babak pertama atas Blockx ini adalah untuk ketiga kalinya musim ini.
Dalam pertarungan sengit di Centre Court, unggulan kedua asal Jerman itu mengatasi petenis debutan Wimbledon tersebut dengan skor 6-4, 6-7(8), 7-6(5), 7-6(0).
Zverev baru saja mengakhiri penantian panjangnya untuk gelar Grand Slam awal bulan ini di Roland Garros, di mana ia menjadi petenis Jerman pertama yang memenangkan Slam sejak Boris Becker di Australian Open 1996. Petenis berusia 29 tahun itu kini akan berusaha melanjutkan performa apiknya di lapangan rumput di barat daya London, tempat ia belum pernah melampaui babak keempat sepanjang kariernya.
"Kemenangan di Roland Garros masih terasa di benak dan itu sangat membantu, tetapi saya percaya bahwa saya bisa bermain bagus di permukaan ini dan saya bisa tampil baik jika melewati beberapa pertandingan. Dan hari ini saya berhasil melewatinya, jadi saya sangat senang," ujar Zverev. "Saya berharap bisa meraih hasil terbaik dalam karier saya."
Zverev (21) dan Blockx (16) sama-sama melesatkan total 37 ace dalam pertandingan yang didominasi permainan servis, dengan hanya tiga kali break servis yang terjadi sepanjang empat set. Namun, seperti yang kerap terjadi, Zverev tampil tangguh di momen-momen krusial, mengungguli Blockx dalam sejumlah reli panjang dari garis belakang untuk memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di turnamen Grand Slam menjadi delapan pertandingan.
Zverev kini unggul 3-0 atas Blockx dalam rekor pertemuan Lexus ATP Head2Head, setelah sebelumnya juga mengalahkan petenis berusia 21 tahun itu di turnamen ATP Masters 1000 di Madrid dan Roma tahun ini. Keduanya berpelukan erat usai pertemuan selama tiga jam terbaru mereka di Wimbledon.
Zverev berpotensi naik ke peringkat No. 2 di PIF ATP Rankings jika mencapai babak final dalam dua pekan ke depan, namun langkah selanjutnya adalah menghadapi Valentin Royer di babak kedua. Petenis Prancis itu mengalahkan wild card asal Inggris, Harry Wendelken, dengan skor 6-4, 3-6, 6-3, 6-3.
Dalam pertarungan sengit di Centre Court, unggulan kedua asal Jerman itu mengatasi petenis debutan Wimbledon tersebut dengan skor 6-4, 6-7(8), 7-6(5), 7-6(0).
Zverev baru saja mengakhiri penantian panjangnya untuk gelar Grand Slam awal bulan ini di Roland Garros, di mana ia menjadi petenis Jerman pertama yang memenangkan Slam sejak Boris Becker di Australian Open 1996. Petenis berusia 29 tahun itu kini akan berusaha melanjutkan performa apiknya di lapangan rumput di barat daya London, tempat ia belum pernah melampaui babak keempat sepanjang kariernya.
"Kemenangan di Roland Garros masih terasa di benak dan itu sangat membantu, tetapi saya percaya bahwa saya bisa bermain bagus di permukaan ini dan saya bisa tampil baik jika melewati beberapa pertandingan. Dan hari ini saya berhasil melewatinya, jadi saya sangat senang," ujar Zverev. "Saya berharap bisa meraih hasil terbaik dalam karier saya."
Zverev (21) dan Blockx (16) sama-sama melesatkan total 37 ace dalam pertandingan yang didominasi permainan servis, dengan hanya tiga kali break servis yang terjadi sepanjang empat set. Namun, seperti yang kerap terjadi, Zverev tampil tangguh di momen-momen krusial, mengungguli Blockx dalam sejumlah reli panjang dari garis belakang untuk memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di turnamen Grand Slam menjadi delapan pertandingan.
Zverev kini unggul 3-0 atas Blockx dalam rekor pertemuan Lexus ATP Head2Head, setelah sebelumnya juga mengalahkan petenis berusia 21 tahun itu di turnamen ATP Masters 1000 di Madrid dan Roma tahun ini. Keduanya berpelukan erat usai pertemuan selama tiga jam terbaru mereka di Wimbledon.
Zverev berpotensi naik ke peringkat No. 2 di PIF ATP Rankings jika mencapai babak final dalam dua pekan ke depan, namun langkah selanjutnya adalah menghadapi Valentin Royer di babak kedua. Petenis Prancis itu mengalahkan wild card asal Inggris, Harry Wendelken, dengan skor 6-4, 3-6, 6-3, 6-3.