Atalia Praratya Kecam Lagu Buatan Bupati Purwakarta: Merendahkan Perempuan!
Esti setiyowati
Kamis, 02 Juli 2026 - 19:30 WIB
Atalia Praratya Kecam Lagu Buatan Bupati Purwakarta: Merendahkan Perempuan! Foto: Instagram
Politikus sekaligus akademisi Atalia Praratya mengecamlagu berbahasa Sunda berjudul "Lalaki Langit, Lalanang Bejat" yang dinilai merendahkan perempuan dan memperkuat narasi patriarki.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Atalia mengaku tidak menemukan pesan positif yang mengangkat martabat perempuan.
Baca juga:Momen Haru Atalia Praratya Badal Haji untuk Mendiang Eril: Semoga Hajimu Mabrur
"Jujur, saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan," tulis Atalia.
Ia pun mempertanyakan alasan dipilihnya narasi tersebut. Padahal, menurut Atalia, bahasa Sunda memiliki kekayaan diksi yang indah dan sarat nilai kehidupan.
"Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah. Dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan. Mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?" lanjutnya.
Dalam pandangan Atalia, budaya Sunda dibangun di atas nilai-nilai luhur yang mengedepankan kasih sayang, pendidikan, pengasuhan, serta saling memuliakan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Atalia mengaku tidak menemukan pesan positif yang mengangkat martabat perempuan.
Baca juga:Momen Haru Atalia Praratya Badal Haji untuk Mendiang Eril: Semoga Hajimu Mabrur
"Jujur, saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan," tulis Atalia.
Ia pun mempertanyakan alasan dipilihnya narasi tersebut. Padahal, menurut Atalia, bahasa Sunda memiliki kekayaan diksi yang indah dan sarat nilai kehidupan.
"Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah. Dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan. Mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?" lanjutnya.
Dalam pandangan Atalia, budaya Sunda dibangun di atas nilai-nilai luhur yang mengedepankan kasih sayang, pendidikan, pengasuhan, serta saling memuliakan.