Dino Patti Djalal Semprot RI Absen di Pemakaman Khamenei: Takut pada AS?
Esti setiyowati
Senin, 06 Juli 2026 - 14:48 WIB
Dino Patti Djalal Semprot RI Absen di Pemakaman Khamenei: Takut pada AS?. Foto: Iran Embassy
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal mengkritik keputusan pemerintahan Prabowo Subianto yang tidak mengirimkan delegasi resmi ke upacara pemakaman pemimpin Iran, Ayatollah Khamenei.
Dino menilai ketidakhadiran delegasi resmi RI berpotensi mencederai implementasi politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi prinsip diplomasi Indonesia.
"Saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal," kata Dino, Ahad (5/7/2026).
Baca juga:Dino Patti Djalal Menilai Prabowo Realistis Bergabung di Board of Peace
Diketahui Indonesia hanya mengirimkan Duta Besar RI di Teheran atas undangan pemerintah Iran. Menurut Dino, sikap Indonesia ini dipersepsikan pihak Iran sebagai bentuk kurangnya penghormatan terhadap undangan tersebut.
Ia pun membandingkan sikap Indonesia dengan sejumlah negara lain yang mengirimkan delegasi resmi, di antaranya Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Pakistan, Kazakhstan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, dan Bangladesh. Bahkan, menurutnya, Pakistan mengirimkan delegasi setingkat presiden.
"Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yang absen mengirim delegasi resmi," ujarnya.
Dino menilai ketidakhadiran delegasi resmi RI berpotensi mencederai implementasi politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi prinsip diplomasi Indonesia.
"Saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal," kata Dino, Ahad (5/7/2026).
Baca juga:Dino Patti Djalal Menilai Prabowo Realistis Bergabung di Board of Peace
Diketahui Indonesia hanya mengirimkan Duta Besar RI di Teheran atas undangan pemerintah Iran. Menurut Dino, sikap Indonesia ini dipersepsikan pihak Iran sebagai bentuk kurangnya penghormatan terhadap undangan tersebut.
Ia pun membandingkan sikap Indonesia dengan sejumlah negara lain yang mengirimkan delegasi resmi, di antaranya Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Pakistan, Kazakhstan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, dan Bangladesh. Bahkan, menurutnya, Pakistan mengirimkan delegasi setingkat presiden.
"Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yang absen mengirim delegasi resmi," ujarnya.