Cerita Tete Yengi, Striker Timnas Australia Masuk Islam Dipandu Mufti Menk
Esti setiyowati
Selasa, 07 Juli 2026 - 21:58 WIB
Cerita Tete Yengi, Striker Timnas Australia Masuk Islam Dipandu Mufti Menk. Foto: Instagram/teteyengi
Pesepak bola Tim Nasional Australia, Tete Yengi, mengungkapkan kisah dirinya memeluk agama Islam. Pengakuan tersebut disampaikannya dalam wawancara bersama Qalby Studio yang kemudian diunggah melalui akun Instagram resmi mereka.
Dalam wawancara tersebut, Yengi mengaku proses menjadi seorang Muslim terjadi secara alami tanpa ada satu momen khusus yang telah direncanakannya.
Baca juga: Peluk Islam, Bintang Breaking Bad Giancarlo Esposito Ucap Syahadat di Arab Saudi
"Saya tidak pernah memiliki momen tertentu ketika berkata, 'Saya akan menjadi seorang Muslim.' Yang terjadi adalah suatu hari saya pergi ke masjid. Saya datang hanya untuk melihat bagaimana mereka shalat dan seperti apa suasana di masjid. Subhanallah," ujar Yengi di unggahan Qalby Studio, dilihat Selasa (7/7/2026).
Ia kemudian menceritakan bahwa pada hari itu cendekiawan dan ulama Islam, Mufti Menk, sedang berada di masjid di kampung halamannya, Adelaide, Australia.
"Pada hari itu Mufti Menk berada di masjid kami di Adelaide. Setelah shalat Jumat selesai, seorang paman mengajak saya menemui beliau. Saat itu banyak orang mengantre untuk berfoto dengannya. Saya berhasil menyalaminya," katanya.
Dalam pertemuan singkat tersebut, Mufti Menk bertanya apakah Yengi telah mengucapkan syahadat.
Dalam wawancara tersebut, Yengi mengaku proses menjadi seorang Muslim terjadi secara alami tanpa ada satu momen khusus yang telah direncanakannya.
Baca juga: Peluk Islam, Bintang Breaking Bad Giancarlo Esposito Ucap Syahadat di Arab Saudi
"Saya tidak pernah memiliki momen tertentu ketika berkata, 'Saya akan menjadi seorang Muslim.' Yang terjadi adalah suatu hari saya pergi ke masjid. Saya datang hanya untuk melihat bagaimana mereka shalat dan seperti apa suasana di masjid. Subhanallah," ujar Yengi di unggahan Qalby Studio, dilihat Selasa (7/7/2026).
Ia kemudian menceritakan bahwa pada hari itu cendekiawan dan ulama Islam, Mufti Menk, sedang berada di masjid di kampung halamannya, Adelaide, Australia.
"Pada hari itu Mufti Menk berada di masjid kami di Adelaide. Setelah shalat Jumat selesai, seorang paman mengajak saya menemui beliau. Saat itu banyak orang mengantre untuk berfoto dengannya. Saya berhasil menyalaminya," katanya.
Dalam pertemuan singkat tersebut, Mufti Menk bertanya apakah Yengi telah mengucapkan syahadat.