Penasaran Kekayaan Mohamed Salah, Mengapa Tinggalkan Liverpool, dan Mengapa Rumahnya Mirip Rumah Sakit
Sururi al faruq
Selasa, 07 Juli 2026 - 22:16 WIB
Penasaran Kekayaan Mohamed Salah, Mengapa Tinggalkan Liverpool, dan Mengapa Rumahnya Mirip Rumah Sakit
LANGIT7.ID-Jakarta; Mantan bintang Liverpool, Mohamed Salah, telah membawa Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Namun, kini Mesir menghadapi tantangan terberat mereka saat bertandang ke Atlanta untuk melawan Argentina.
Tahun ini menjadi tahun yang penuh gejolak bagi pemain yang akrab disapa 'Raja Mesir' di kalangan pendukung Liverpool. Masa bakti Salah selama sembilan tahun yang penuh trofi di Anfield berakhir secara emosional pada bulan Mei, dan misinya saat ini adalah membimbing negaranya ke Piala Dunia untuk keempat kalinya dalam sejarah.
The Pharaohs tampil impresif selama fase grup, meraih hasil imbang melawan Belgia dan Iran sebelum mengalahkan Selandia Baru 3-1 untuk lolos sebagai runner-up Grup G. Kemenangan adu penalti yang menegangkan atas Australia di babak 32 besar menyusul, menciptakan sejarah baru karena Mesir meraih kemenangan perdana di babak gugur Piala Dunia.
Kini, Lionel Messi dan Argentina menghadang jalan Mesir saat Salah bertemu dengan ikon sepak bola lainnya. Di sini, Liverpool.com mengulas kehidupan pemain berusia 34 tahun itu di luar lapangan, termasuk kekayaannya, tempat tinggalnya yang 'seperti rumah sakit', dan faktor-faktor di balik kepergiannya dari Anfield.
Berapa Kekayaan Salah?
Terobosan besar Salah terjadi pada tahun 2017, ketika Liverpool asuhan Jurgen Klopp mendatangkannya dari Roma. Sisanya adalah sejarah, terutama dalam hal rekor mencetak golnya, meskipun kontrak awalnya di Anfield hanya memberinya gaji sekitar £90.000 per minggu (sekitar Rp1,8 miliar per minggu).
Tahun ini menjadi tahun yang penuh gejolak bagi pemain yang akrab disapa 'Raja Mesir' di kalangan pendukung Liverpool. Masa bakti Salah selama sembilan tahun yang penuh trofi di Anfield berakhir secara emosional pada bulan Mei, dan misinya saat ini adalah membimbing negaranya ke Piala Dunia untuk keempat kalinya dalam sejarah.
The Pharaohs tampil impresif selama fase grup, meraih hasil imbang melawan Belgia dan Iran sebelum mengalahkan Selandia Baru 3-1 untuk lolos sebagai runner-up Grup G. Kemenangan adu penalti yang menegangkan atas Australia di babak 32 besar menyusul, menciptakan sejarah baru karena Mesir meraih kemenangan perdana di babak gugur Piala Dunia.
Kini, Lionel Messi dan Argentina menghadang jalan Mesir saat Salah bertemu dengan ikon sepak bola lainnya. Di sini, Liverpool.com mengulas kehidupan pemain berusia 34 tahun itu di luar lapangan, termasuk kekayaannya, tempat tinggalnya yang 'seperti rumah sakit', dan faktor-faktor di balik kepergiannya dari Anfield.
Berapa Kekayaan Salah?
Terobosan besar Salah terjadi pada tahun 2017, ketika Liverpool asuhan Jurgen Klopp mendatangkannya dari Roma. Sisanya adalah sejarah, terutama dalam hal rekor mencetak golnya, meskipun kontrak awalnya di Anfield hanya memberinya gaji sekitar £90.000 per minggu (sekitar Rp1,8 miliar per minggu).