home sports

Piala Dunia 2026

VAR Picu Kontroversi, Breel Embolo Dikartu Merah karena Aturan 'Mistaken Identity', Swiss Murka usai Tersingkir dari Argentina

Ahad, 12 Juli 2026 - 13:35 WIB
Breel Embolo sempat mendapat pelanggaran, tetapi VAR membatalkannya. Penyerang Swiss itu lalu dikartu kuning karena diving dan akhirnya menerima kartu merah. (Dok: FIFA)
LANGIT7.ID-Jakarta; Harapan Swiss untuk menantang juara bertahan Argentina di perempat final Piala Dunia berubah menjadi kekecewaan besar setelah keputusan Video Assistant Referee (VAR) memicu kontroversi. Penyerang Breel Embolo harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat penerapan aturan "mistaken identity", membuat Swiss bermain dengan 10 orang selama 67 menit sebelum akhirnya tersingkir.

Pelatih Swiss, Murat Yakin, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut.

"Itu benar-benar tidak bisa dipahami. Saya tahu mereka akan melindungi wasit mereka, tetapi aturan ini menghancurkan pertandingan hari ini," kata Yakin.

Insiden kartu merah itu menutup rangkaian momen dramatis yang mengubah jalannya pertandingan. Setelah laga berjalan cukup datar, Swiss berhasil menyamakan kedudukan melalui Dan Ndoye pada menit ke-67 dan mulai tampil lebih percaya diri. Namun, hanya lima menit berselang, situasi berubah drastis setelah VAR melakukan peninjauan.

Momen krusial terjadi ketika gelandang Argentina, Leandro Paredes, melakukan tekel terhadap Embolo yang sedang membawa bola ke depan. Wasit asal Portugal, João Pinheiro, awalnya memberikan kartu kuning kepada Paredes atas pelanggaran tersebut.

Menurut Yakin, keputusan awal itu pun sebenarnya sudah tidak tepat.

"Pertama-tama, sama sekali tidak ada alasan untuk memberikan kartu kuning. Saya tidak mengerti, itu situasi yang tidak berbahaya," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya