Di Tengah Heatwave yang Melanda Eropa, AC Portabel Buatan China Ini Jadi Barang Paling Dicari
Lusi mahgriefie
Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:09 WIB
Foto: ist
Sejumlah negara di Eropa tengah menghadapi gelombang panas yang sangat menyiksa. Musim panas tahun ini disebut berbeda dari musim serupa di tahun-tahun sebelumnya. Memiliki pendingin ruangan atau air conditioner (AC) di rumah dianggap menjadi salah satu solusi terbaik mengatasi hal ini.
Steven Scholtysek (36) warga Jerman mengaku, sudah terbiasa dengan gelombang panas di Eropa saat musim panas. Namun, menurutnya tahun ini suhu panas terasa sangat menyiksa.
Eropa Barat mengalami bulan Juni terpanas yang pernah tercatat, dan suhu di berbagai kota di Jerman melonjak hingga di atas 40 derajat Celsius. Kawasan ini bersiap menghadapi lebih banyak gelombang panas sebelum musim panas berakhir.
Situasi menjadi lebih buruk karena beberapa bulan lalu Scholtysek pindah ke sebuah apartemen di lantai paling atas (loteng), jenis hunian yang dikenal mudah sekali menjadi sangat panas.
"Mustahil untuk menjalani kehidupan normal di apartemen seperti itu, tepat di bawah atap, saat suhu musim panas sedang tinggi-tingginya," ujar Scholtysek, yang tinggal di kota Hamelin, wilayah tengah-utara Jerman. Melansir BBC, Jumat (17/7/2026).
Baca juga:Data WHO Sebut 1.300 Korban Jiwa di Eropa Akibat Suhu Panas, Jerman Alami Hingga 41 Derajat Celcius
Ia kemudian menemukan PortaSplit, sebuah unit AC-split portabel buatan raksasa peralatan rumah tangga asal Tiongkok, Midea, yang dirancang khusus untuk memenuhi standar regulasi Eropa. Produk ini pun menjadi salah satu barang yang paling banyak dicari di kawasan tersebut pada musim panas ini.
Steven Scholtysek (36) warga Jerman mengaku, sudah terbiasa dengan gelombang panas di Eropa saat musim panas. Namun, menurutnya tahun ini suhu panas terasa sangat menyiksa.
Eropa Barat mengalami bulan Juni terpanas yang pernah tercatat, dan suhu di berbagai kota di Jerman melonjak hingga di atas 40 derajat Celsius. Kawasan ini bersiap menghadapi lebih banyak gelombang panas sebelum musim panas berakhir.
Situasi menjadi lebih buruk karena beberapa bulan lalu Scholtysek pindah ke sebuah apartemen di lantai paling atas (loteng), jenis hunian yang dikenal mudah sekali menjadi sangat panas.
"Mustahil untuk menjalani kehidupan normal di apartemen seperti itu, tepat di bawah atap, saat suhu musim panas sedang tinggi-tingginya," ujar Scholtysek, yang tinggal di kota Hamelin, wilayah tengah-utara Jerman. Melansir BBC, Jumat (17/7/2026).
Baca juga:Data WHO Sebut 1.300 Korban Jiwa di Eropa Akibat Suhu Panas, Jerman Alami Hingga 41 Derajat Celcius
Ia kemudian menemukan PortaSplit, sebuah unit AC-split portabel buatan raksasa peralatan rumah tangga asal Tiongkok, Midea, yang dirancang khusus untuk memenuhi standar regulasi Eropa. Produk ini pun menjadi salah satu barang yang paling banyak dicari di kawasan tersebut pada musim panas ini.