home global news

Kemenag Catat 725 Ribu Titik Ikut Gerakan Nasional Indonesia Berkiblai 2026

Jum'at, 17 Juli 2026 - 14:31 WIB
(Dok: Kemenag)
LANGIT7.ID-Jakarta; Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat atau matahari tepat di atas Ka’bah untuk menggelar Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Ditjen Bimas Islam mencatat ada ratusan ribu titik di berbagai daerah yang ikut dalam gerakan ini.

“Kami mencatat ada 725.669 titik lokasi yang didaftarkan ikut dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026,” terang Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

“Sebaran titik lokasi verifikasi arah kiblat ini terdiri atas: 67.867 masjid, 576.309 rumah, 49.680 musala, 233 restoran, 114 hotel, dan 31.466 lokasi lainnya. Ini belum menghitung jika dalam satu titik itu virifikasi dilakukan di tiga atau lebih lokasi,” sambungnya.

Pusat pemantauan Gerakan Indonesia Berkiblat berlangsung di Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ), Ciawi-Bogor. Sebelumnya, digelar juga International Seminar on Islamic Astronomy yang menghadirkan narasumber pakar astronomi dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Fenomena matahari tepat di atas Ka'bah merupakan peristiwa astronomi yang terjadi dua kali setiap tahun. Pada saat itu, sinar matahari berada tepat di titik zenit Ka'bah, sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat dengan tingkat akurasi yang tinggi. Metode ilmiah ini untuk memverifikasi arah kiblat.

Tahun ini, fenomena tersebut dapat diamati pada 15 – 16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB dan 17.27 WITA. Masyarakat cukup menyiapkan tongkat atau benda yang dipasang tegak lurus di tempat terbuka, kemudian mengamati arah bayangan yang terbentuk. Garis yang ditarik dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat menunjukkan arah Ka'bah dan dapat dijadikan acuan untuk mengecek ketepatan arah kiblat.

“Alhamdulillah Gerakan Nasional Rashdul Kiblat ini disambut antusias dengan keikutsertaan ratusan ribu pendaftar yang ingin mempraktikkan langsung metode ini,” tegasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya