home global news

Negara Uni Eropa Ramai-ramai Boikot Perdagangan Produk Asal Pemukiman Ilegal Israel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:18 WIB
SUmber: Anadolu
Uni Eropa tengah mempertimbangkan larangan perdagangan atau impor produk dari pemukiman Israel, di tengah tekanan yang meningkat dari sejumlah negara anggota.

"Semua orang setuju bahwa situasi di Tepi Barat benar-benar tidak dapat ditoleransi," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, pada awal pertemuan di Brussels beberapa waktu lalu, melansir Malay Mail, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, apa yang terjadi di Tepi Barat sebenarnya membuat solusi dua negara semakin tidak mungkin untuk diterapkan.

Beberapa negara Uni Eropa, termasuk Irlandia, Belanda, dan Spanyol telah memberlakukan pembatasan perdagangan mereka sendiri terhadap pemukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Seperti diketahui, pemukiman Israel tersebut dinyatakan ilegal menurut hukum internasional.

Di tengah tekanan agar Uni Eropa secara keseluruhan mengambil tindakan, badan eksekutif blok tersebut pekan lalu memaparkan sejumlah opsi untuk membatasi perdagangan dengan wilayah permukiman, termasuk kemungkinan pelarangan.

Baca juga:RUU Norwegia Melarang Warga dan Perusahaan di Sana Berdagang Barang Asal Israel

"Ada banyak desakan dan permintaan dari negara-negara anggota terkait pelarangan perdagangan dengan permukiman ilegal," ujar Kallas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya