home global news

Lebih dari 4.200 Pemukim Israel Menyerbu Masjid Al-Aqsa dan Melarang Warga Palestina Masuk

Jum'at, 24 Juli 2026 - 09:21 WIB
Sumber: aljazeera.com
Ada lebih dari 4.200 pemukim Israel dan anggota kelompok sayap kanan menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki mereka. Salah satu aksi penerobosan terbesar tahun ini tersebut dilakukan mereka saat memperingati hari raya Yahudi.

Menteri Keamanan Nasional Israel dari kelompok sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, juga memasuki lokasi tersebut dengan pengawalan ketat polisi pada hari Kamis (23/7) dalam rangka Tisha B’Av, hari berkabung Yahudi yang menandai peristiwa hancurnya kuil kuno Yahudi sebanyak dua kali di lokasi yang dikenal oleh umat Muslim sebagai Al-Aqsa dan oleh umat Yahudi sebagai Temple Mount (Bukit Bait Suci).

Otoritas Palestina untuk wilayah kegubernuran Yerusalem menyatakan bahwa sejauh ini, 4.288 warga Israel telah memasuki kompleks tersebut.

Baca juga: Walikota Muslim New York Zohran Mamdani Sungguh Pemberani: Mau Menangkap PM Israel, Benjamin Netanyahu

Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga matahari terbenam. Ada yang menyebut bisa mencapai 5.000 orang, yang berarti melampaui jumlah yang tercatat pada hari raya Yahudi di tahun-tahun sebelumnya.

Tidak hanya melakukan aksi penerobosan, para pejabat Palestina menyatakan bahwa pasukan Israel memberlakukan pembatasan ketat di gerbang-gerbang masjid, melarang masuknya banyak jemaah dan pelajar Palestina, serta melakukan kekerasan terhadap sejumlah jemaah.

Nour Odeh, koresponden Al Jazeera di Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, mengatakan bahwa otoritas Israel telah mengambil langkah-langkah ekstrem di Kota Tua Yerusalem, termasuk melarang akses ke kompleks Al-Aqsa bagi siapa pun kecuali lansia serta memperketat pemeriksaan di pos-pos seperti Qalandiya dan di sekitar Yerusalem Timur.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya