home global news

Fadli Zon Tegaskan Komitmen Perkuat Ekosistem Sastra di Hari Puisi Indonesia 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 05:00 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menghadiri Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Hari Puisi bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Graha Utama, Gedung A Lantai 3, Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta.

Mengusung tema "Menebalkan Makna pada Segala", perayaan ini merupakan perayaan pertama Hari Puisi Indonesia setelah resmi ditetapkan sebagai bagian dari agenda kebudayaan nasional. Kegiatan tersebut menjadi wadah apresiasi bagi para penyair, sastrawan, budayawan, akademisi, dan generasi muda untuk memperkuat peran puisi dalam pemajuan kebudayaan Indonesia.

Dalam sambutannya, Menbud Fadli Zon menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan mendukung penuh penyelenggaraan Hari Puisi Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para penyair, sekaligus momentum memperkuat sastra sebagai bagian penting dari pemajuan kebudayaan nasional. Menurutnya, peringatan yang diselenggarakan setiap 26 Juli ini juga menjadi pengingat atas kontribusi besar Chairil Anwar terhadap perkembangan sastra modern Indonesia.

Menbud menjelaskan bahwa Kementerian Kebudayaan terus memperkuat ekosistem sastra melalui berbagai program, antara lain laboratorium penerjemahan sastra, laboratorium promotor sastra, penerjemahan karya sastra Indonesia ke bahasa asing, penguatan festival dan komunitas sastra, manajemen talenta nasional bidang sastra, pengembangan sastra berbasis IP, serta promosi sastra Indonesia di tingkat internasional.

"Kementerian Kebudayaan terus berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dalam mendorong pengembangan ekosistem sastra melalui berbagai program dan kegiatan dalam rangka menopang penguatan ekosistem sastra," ujar dia dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Menbud menambahkan bahwa pemajuan kebudayaan merupakan amanat konstitusi yang harus dilaksanakan secara bergotong royong oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, pelaku budaya, dunia pendidikan, dan sektor swasta. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memperkuat kebudayaan nasional, termasuk pengembangan sastra sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan.

Selain itu, Menbud Fadli Zon juga mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong lahirnya penyair, sastrawan, dan penulis baru yang mampu memperoleh pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan talenta. "Kami ingin semakin banyak lahir para penyair, sastrawan, dan penulis baru yang bisa mencapai pencapaian artistik yang tinggi dan juga sampai ke tingkat internasional," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya