Bank BSN Pastikan 1.150 Bibit Mangrove Terus Tumbuh, Monitoring Berkala Jadi Kunci Keberhasilan Rehabilitasi
Tim langit 7
Kamis, 30 Juli 2026 - 14:40 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Program rehabilitasi mangrove yang dijalankan PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) tidak berhenti setelah penanaman selesai. Perusahaan kini memfokuskan perhatian pada proses monitoring berkala untuk memastikan 1.150 bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem pesisir.
Monitoring tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) yang diperingati setiap 26 Juli. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bank BSN dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengevaluasi keberhasilan rehabilitasi mangrove yang telah dilaksanakan.
Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor menegaskan bahwa keberhasilan konservasi mangrove tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, melainkan juga perawatan yang dilakukan secara berkesinambungan.
"Menanam mangrove adalah awal dari sebuah komitmen, sedangkan merawat dan memastikan pertumbuhannya merupakan wujud tanggung jawab yang sesungguhnya," ujar Alex dalam keterangannya, dikutipKamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, monitoring secara rutin dilakukan agar setiap bibit mampu tumbuh dengan baik, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, serta menghadirkan manfaat bagi generasi saat ini maupun mendatang.
"Monitoring yang dilakukan secara berkala bertujuan memastikan setiap bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, serta memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang," jelas dia.
Menurut Alex, konservasi mangrove tidak berhenti pada aktivitas penanaman semata. Keberhasilan rehabilitasi justru bergantung pada kemampuan bibit untuk terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir maupun masyarakat di sekitarnya. Karena itu, monitoring berkala menjadi langkah penting agar proses rehabilitasi berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Monitoring tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) yang diperingati setiap 26 Juli. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bank BSN dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengevaluasi keberhasilan rehabilitasi mangrove yang telah dilaksanakan.
Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor menegaskan bahwa keberhasilan konservasi mangrove tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, melainkan juga perawatan yang dilakukan secara berkesinambungan.
"Menanam mangrove adalah awal dari sebuah komitmen, sedangkan merawat dan memastikan pertumbuhannya merupakan wujud tanggung jawab yang sesungguhnya," ujar Alex dalam keterangannya, dikutipKamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, monitoring secara rutin dilakukan agar setiap bibit mampu tumbuh dengan baik, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, serta menghadirkan manfaat bagi generasi saat ini maupun mendatang.
"Monitoring yang dilakukan secara berkala bertujuan memastikan setiap bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, serta memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang," jelas dia.
Menurut Alex, konservasi mangrove tidak berhenti pada aktivitas penanaman semata. Keberhasilan rehabilitasi justru bergantung pada kemampuan bibit untuk terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir maupun masyarakat di sekitarnya. Karena itu, monitoring berkala menjadi langkah penting agar proses rehabilitasi berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.