home masjid

Tafsir Al-Baqarah Ayat 11: Bahaya Klaim Palsu Perbaikan Kaum Munafik

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 06:25 WIB
Tafsir Al-Baqarah Ayat 11: Bahaya Klaim Palsu Perbaikan Kaum Munafik
Kajian terhadap Surat Al-Baqarah ayat 11 diawali dengan pembedahan mufradāt (kosakata) dan kebahasaan yang menjadi kunci pemahaman struktur ayat. Kata qīla (قِيلَ) merupakan bentuk fi‘l māḍī majhūl (kata kerja pasif) dari akar kata qa-wa-la (ق-و-ل) yang berarti dikatakan atau diucapkan.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ قَالُوٓا۟ إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ

"Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan". (QS Al-Baqarah: 11).

Penggunaan bentuk pasif ini mengindikasikan bahwa pesan nasihat telah sampai kepada kaum munafik melalui berbagai pihak—seperti Rasulullah SAW, para sahabat, maupun orang-orang beriman secara umum—tanpa membatasi siapa pembicaranya.

Selanjutnya, frasa lā tufsidū (لَا تُفْسِدُوا۟) berasal dari akar kata fa-sa-da (ف-س-د) yang dibentuk dalam pola fi‘l muḍāri‘ dengan lā nāhiyah (larangan tegas). Kata ini bermakna larangan untuk melakukan ifsād, yaitu tindakan yang merusak, menghancurkan, atau menimbulkan kekacauan yang bertolak belakang dengan iṣlāḥ (perbaikan).

Objek tempat terjadinya kerusakan tersebut diperjelas dengan frasa fī al-arḍi (فِى ٱلْأَرْضِ) yang menggunakan kata benda al-arḍ (أ-ر-ض) untuk menunjuk bumi sebagai arena kehidupan dan tatanan sosial manusia.

Baca Juga:Jelang Zikir Kebangsaan, Kemenag Imbau Jemaah Datang Lebih Awal
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya