UNAND dan BTN Resmikan Program Air Bersih untuk 300 KK Terdampak Bencana di Padang, Siap Dilanjutkan Bertahap
Tim langit 7
Senin, 03 Agustus 2026 - 12:27 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Padang; Komitmen Universitas Andalas (UNAND) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi terus berlanjut. Kali ini, kedua pihak meresmikan Program Penyediaan Air Bersih yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 300 kepala keluarga (KK) di empat RT, RW 04, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Program tersebut diresmikan dan ditandai dengan penyerahan bantuan filter air kepada warga RT 02 RW 04. Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Camat Pauh Eka Saputra, Sekretaris Universitas Andalas Aidinil Zetra, jajaran pimpinan UNAND, serta perwakilan BTN.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, mengatakan kepedulian kampus terhadap masyarakat tidak berhenti saat masa tanggap darurat. Melalui Program UNAND Peduli, berbagai upaya pemulihan terus dijalankan, mulai dari bantuan mesin jahit, trauma healing, hingga kegiatan pengabdian seperti khitanan massal dan operasi bibir sumbing gratis.
"UNAND bukan hanya ingin hadir saat terjadi bencana, tetapi terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kampus ini adalah milik bersama yang harus dijaga agar dapat terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia dalam keterangannya, dikutip Senin (3/8/2026).
Menurut Efa, penyediaan air bersih tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga mendukung peningkatan sanitasi, kesehatan masyarakat, serta upaya pencegahan stunting.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak awal bencana, UNAND telah terlibat aktif dalam berbagai penanganan, antara lain mendistribusikan air bersih menggunakan armada pemadam kebakaran milik kampus, mengerahkan sekitar 500 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik untuk membantu pembersihan lingkungan, mendirikan posko, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.
Selain itu, kampus juga melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang terdampak bencana dan mengirimkan tenaga kesehatan melalui posko medis di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Program tersebut diresmikan dan ditandai dengan penyerahan bantuan filter air kepada warga RT 02 RW 04. Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Camat Pauh Eka Saputra, Sekretaris Universitas Andalas Aidinil Zetra, jajaran pimpinan UNAND, serta perwakilan BTN.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, mengatakan kepedulian kampus terhadap masyarakat tidak berhenti saat masa tanggap darurat. Melalui Program UNAND Peduli, berbagai upaya pemulihan terus dijalankan, mulai dari bantuan mesin jahit, trauma healing, hingga kegiatan pengabdian seperti khitanan massal dan operasi bibir sumbing gratis.
"UNAND bukan hanya ingin hadir saat terjadi bencana, tetapi terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kampus ini adalah milik bersama yang harus dijaga agar dapat terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia dalam keterangannya, dikutip Senin (3/8/2026).
Menurut Efa, penyediaan air bersih tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga mendukung peningkatan sanitasi, kesehatan masyarakat, serta upaya pencegahan stunting.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak awal bencana, UNAND telah terlibat aktif dalam berbagai penanganan, antara lain mendistribusikan air bersih menggunakan armada pemadam kebakaran milik kampus, mengerahkan sekitar 500 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik untuk membantu pembersihan lingkungan, mendirikan posko, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.
Selain itu, kampus juga melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang terdampak bencana dan mengirimkan tenaga kesehatan melalui posko medis di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.