Fadli Zon Resmikan Gita Bahana Nusantara 2026, Satukan Talenta Muda dari 30 Provinsi
Tim langit 7
Senin, 03 Agustus 2026 - 23:17 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan pembukaan rangkaian Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026, program pembinaan talenta seni musik nasional yang mempertemukan generasi muda terbaik dari berbagai daerah dalam semangat persatuan melalui musik dan kebudayaan. Berlangsung di Kinasih Resort and Convention, Depok, Jawa Barat, agenda ini merupakan salah satu program strategis Kementerian Kebudayaan dalam membangun ekosistem pembinaan talenta seni musik nasional.
Mengawali sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada para peserta GBN 2026 terpilih yang merupakan putra-putri dari 30 provinsi di Indonesia. “Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah melalui satu proses panjang untuk bisa sampai ke tahap ini. Dan GBN ini merupakan suatu stepping stone, suatu batu loncatan yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri kita."
Menbud Fadli Zon juga mendorong peserta GBN 2026 untuk dapat memperluas jejaring selama berada di masa karantina. Dirinya menyampaikan bahwa kesempatan ini menjadi ajang untuk mengembangkan diri dalam berkarya.
“Intinya adalah networking, berjejaring. Bangun kekuatan dengan memperbanyak kawan yang ada selama karantina dan proses GBN ini berlangsung. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri dalam berkarya dan mengeluarkan talenta terbaik yang ada di dalam diri kita, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang piawai dalam produksi dan juga pribadi yang berkarakter,” pesan Menteri Fadli.
Sebanyak 183 peserta, terdiri atas 120 penyanyi paduan suara dari 30 provinsi dan 63 musisi orkestra hasil seleksi nasional, akan mengikuti pembinaan intensif sebelum tampil pada Konser Kemerdekaan dan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Menbud Fadli menyampaikan bahwa program ini merupakan representasi keberagaman Indonesia. “Latar belakang peserta yang beragam, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara dengan megadiversity, yang menjadi unifying force Indonesia, bukan menjadi sebuah ancaman. Sesuai dengan amanat konstitusi dalam UUD 45, Pasal 32 Ayat 1,” jelas Menbud.
Direktur Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprodjo dalam laporannya menyampaikan Bahwa Gita Bahana Nusantara bukan hanya sekedar kelompok paduan suara dan orkestra, melainkan sebuah representasi yang harmonis dari kekayaan rasa, suara, dan kebudayaan Indonesia. “GBN merupakan wujud nyata representasi persatuan dan kesatuan bahasa. Bisa dikatakan GBN adalah Indonesia melalui suara,” ujar Syukur Asih Suprodjo.
Mengawali sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada para peserta GBN 2026 terpilih yang merupakan putra-putri dari 30 provinsi di Indonesia. “Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah melalui satu proses panjang untuk bisa sampai ke tahap ini. Dan GBN ini merupakan suatu stepping stone, suatu batu loncatan yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri kita."
Menbud Fadli Zon juga mendorong peserta GBN 2026 untuk dapat memperluas jejaring selama berada di masa karantina. Dirinya menyampaikan bahwa kesempatan ini menjadi ajang untuk mengembangkan diri dalam berkarya.
“Intinya adalah networking, berjejaring. Bangun kekuatan dengan memperbanyak kawan yang ada selama karantina dan proses GBN ini berlangsung. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri dalam berkarya dan mengeluarkan talenta terbaik yang ada di dalam diri kita, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang piawai dalam produksi dan juga pribadi yang berkarakter,” pesan Menteri Fadli.
Sebanyak 183 peserta, terdiri atas 120 penyanyi paduan suara dari 30 provinsi dan 63 musisi orkestra hasil seleksi nasional, akan mengikuti pembinaan intensif sebelum tampil pada Konser Kemerdekaan dan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Menbud Fadli menyampaikan bahwa program ini merupakan representasi keberagaman Indonesia. “Latar belakang peserta yang beragam, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara dengan megadiversity, yang menjadi unifying force Indonesia, bukan menjadi sebuah ancaman. Sesuai dengan amanat konstitusi dalam UUD 45, Pasal 32 Ayat 1,” jelas Menbud.
Direktur Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprodjo dalam laporannya menyampaikan Bahwa Gita Bahana Nusantara bukan hanya sekedar kelompok paduan suara dan orkestra, melainkan sebuah representasi yang harmonis dari kekayaan rasa, suara, dan kebudayaan Indonesia. “GBN merupakan wujud nyata representasi persatuan dan kesatuan bahasa. Bisa dikatakan GBN adalah Indonesia melalui suara,” ujar Syukur Asih Suprodjo.