home sports

58 Winner, 58 Error: Rybakina Tampil Inkonsisten tapi Kalahkan Kasatkina di Toronto

Kamis, 06 Agustus 2026 - 08:09 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Toronto; Unggulan kedua, Elena Rybakina, memulai kampanye lapangan kerasnya dengan performa yang pasang surut di National Bank Open. Ia mengalahkan Daria Kasatkina dengan skor 6-3, 5-7, 6-4 dalam waktu 2 jam 33 menit untuk melaju ke putaran ketiga.

Juara Australia Terbuka ini membuka pertandingan dengan menyambar enam winner beruntun, dan total mencatatkan lima puluh delapan winner sepanjang laga—termasuk lima belas ace. Namun, ia juga membuat jumlah error yang sama, yaitu lima puluh delapan unforced error, dengan enam belas di antaranya merupakan double fault—termasuk dua double fault berturut-turut yang membuatnya kehilangan set kedua, serta tiga double fault saat ia sedang servis untuk kemenangan di set penentu.

"Saya ingin melihat servis yang lebih baik, persentasenya," ujar Rybakina kepada awak media. "Hari ini di momen-momen kritis memang berjalan baik, tapi persentasenya masih cukup rendah. Karena ini adalah keunggulan saya, tentu lebih baik jika berfungsi optimal, dan saya pun jadi lebih percaya diri. Saya masih sedikit beradaptasi dengan jet lag dan sebagainya, jadi mungkin level energi bisa lebih ditingkatkan."

"Dia lawan yang tangguh. Dan untuk pertandingan pertama, hasilnya tidak terlalu buruk, tapi tentu saya ingin terus berkembang."

Ketika ditanya apa yang menyebabkan rendahnya persentase servis pertama, Rybakina menyebut kombinasi dari gerakan, tumpuan kaki, kondisi lapangan, dan lainnya. Rabu kemarin, persentase servis pertamanya hanya di atas lima puluh persen.

"Ini kombinasi dari banyak hal," kata Rybakina. "Mulai dari gerakan servis itu sendiri, mencari ritme yang tepat. Lalu lemparan bola, saat angin kencang kamu berusaha menyesuaikan, begitu juga saat matahari menyilaukan. Jadi kamu selalu berusaha mencari cara. Bisa jadi malah memperburuk. Semua detail kecil yang perlu saya perhatikan."

"Lalu tentu saja dorongan dari kaki. Saat bola sudah mulai aus, lebih sulit mengontrolnya. Bolanya sendiri ringan dan melayang banyak. Jadi semua hal kecil ini perlu saya fokuskan, dan saat semuanya menyatu, hasilnya jadi servis yang bagus."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya