home sports

Alonso Jelaskan Bagaimana Nicoll-Jazuli Akan Belajar dari Malam yang Berkesan

Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:40 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-London; Coba lihat daftar gelandang starter dalam laga uji coba pramusim melawan Juventus, dan ada satu nama yang sangat mencolok.

Di kertas tim, tertera nama gelandang timnas Italia Manuel Locatelli dan gelandang timnas Brasil Douglas Luiz. Sementara itu, di sisi biru, ada kapten timnas Ekuador Moisés Caicedo dan Mahdi Nicoll-Jazuli, seorang pemain akademi kami yang baru berusia enam belas tahun.

Ini menjadi bukti kualitas dan mentalitas pemain muda timnas Inggris ini—ia tidak terlihat canggung. Nicoll-Jazuli menggunakan bola dengan baik dan bertarung dengan gigih saat dibutuhkan, melawan pemain-pemain yang usianya beberapa tahun di atasnya.

Nicoll-Jazuli --pemain asal australia, ibu australia dan bapaknya sudan-- bermain selama dua pertiga pertandingan sebelum digantikan oleh Romeo Lavia. Manajer Chelsea, Xabi Alonso, terkesan dengan cara remaja ini bersikap di lapangan, meski ia menekankan bahwa masih banyak hal yang harus dipelajari dan ditingkatkan oleh gelandang muda tersebut.

"Luar biasa—saya bahkan tidak ingat saat saya berusia enam belas tahun bermain melawan siapa," ujar Alonso. "Tapi dia bermain melawan Locatelli, melawan Douglas Luiz, para pemain berpengalaman ini. Pasti ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan baginya di masa depan.

"Banyak hal yang bisa dipelajari, karena untuk menjadi pemain level atas tidak hanya soal teknik yang baik. Tapi juga soal memahami permainan, ketenangan saat membawa bola, kapan harus bertahan dengan keras, dan banyak hal lain yang masih harus ia pelajari.

"Inilah yang saya suka: melihat pemain berkembang. Sejauh ini, mereka memiliki keinginan besar untuk belajar."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya