home masjid

Khutbah Jumat: Hakikat Perhiasan Dunia dan Batas Kesenangan Manusia

Jum'at, 07 Agustus 2026 - 15:49 WIB
Khutbah Jumat: Hakikat Perhiasan Dunia dan Batas Kesenangan Manusia
Oleh: Ustaz Hasan Muttaqin



‎‎الحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ الدُّنْيَا دَارَ ابْتِلَاءٍ وَامْتِحَانٍ، وَجَعَلَ الآخِرَةَ دَارَ جَزَاءٍ وَقَرَارٍ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُمَّتَقُوْنَ.‎‎

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,‎Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar takwa. Jalankan perintah-Nya dan jauhi segala larangan-Nya.‎‎

Di dalam Al-Qur'an, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang hakikat kehidupan duniawi yang kerap menipu penglihatan manusia. Allah menegaskan bahwa segala sesuatu yang ada di atas bumi ini sengaja dijadikan sebagai perhiasan untuk menguji siapakah di antara hamba-Nya yang terbaik amalnya. Namun, banyak di antara manusia yang justru terjebak dan kehilangan motivasi hakiki akibat terpikat oleh kebiasaan serta kenikmatan duniawi yang semu.‎‎

Manusia sering kali merasa puas hanya dengan perhiasan dunia. Batu-batu yang tadinya dianggap tidak berharga, begitu dipoles dan dihiasi, menjadi sesuatu yang dikejar-kejar. Harta, pangkat, serta jabatan membuat sebagian orang merasa aman, hingga lupa membangun hubungan yang kuat dengan Sang Pencipta. Padahal, sebanyak apa pun simpanan kekayaan yang kita tumpuk di atas bumi, semuanya akan ditinggalkan dan tetap tersimpan di dalam bumi ketika kematian menjemput.‎‎

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,‎Penting bagi kita untuk memahami awal sejarah keberadaan manusia di bumi. Ketika Nabi Adam 'Alaihis Salam dan Hawa diturunkan dari surga ke bumi bersama iblis akibat berbuat maksiat, Allah menetapkan suatu sunnatullah:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya