Wakil Sekjen MUI: Jangan Saling Menyalahkan dalam Menghadapi Musibah
Mahmuda attar hussein
Ahad, 24 Oktober 2021 - 14:30 WIB
Pengajian rutin Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales Australia. Foto: istimewa
Setiap muslim harus meyakini bahwa apabila terjadi musibah yang menimpanya atau masyarakat di sekitarnya, adalah merupakan satu ujian dan taqdir yang telah ditetapkan Allah SWT.
Semua ujian dan cobaan yang diberikan justru menunjukkan adanya rasa kasih sayang Allah kepada hamba yang beriman. Dimana semakin tinggi tingkat keimanan seseorang maka akan bertambah berat pula ujian dan cobaan yang akan dihadapinya.
Demikian antara lain pokok pikiran Ustaz H. Muhammad Ziyad yang disampaikan dalam pengajian rutin Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales Australia kemarin (Jumat, 22 Oktober 2021).
Baca juga: Ponpes Husnul Khotimah - Saat Ini Pesantren Sudah Jadi Pilihan Utama Bukan Lagi Alternatif
Pengajian ini berlangsung secara virtual, diikuti oleh warga Muhammadiyah baik yang ada di Australia, Indonesia dan pengurus Muhammadiyah di Malaysia. Hadir pula Ketua PCIM Australia, Ustaz Hamim Jufri dan pengurus Muhammadiyah yang berkedudukan di Kota Melbourne, Negara Bagian Victoria.
Dalam bagian ceramahnya, Ustaz Ziyad yang juga merupakan Ketua Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini, mengatakan bahwa para Nabi dan Rasul adalah hambah pilihan yang paling berat menerima ujian semasa hidupnya.
Seperti, Allah menguji Nabi Ayub Alaisi salam dengan kemiskinan dan penyakit yang sangat berat selama berpuluh tahun, tetapi beliau tetap sabar. Setelah para Nabi dan Rasul, orang yang menerima ujian berat adalah para shalihin dan ulama, baru secara berurutan ujian yang ringan kepada orang awam. Ketika seseorang berikrar Amantu billah, maka Allah akan menyiapkan ujian baginya.
Semua ujian dan cobaan yang diberikan justru menunjukkan adanya rasa kasih sayang Allah kepada hamba yang beriman. Dimana semakin tinggi tingkat keimanan seseorang maka akan bertambah berat pula ujian dan cobaan yang akan dihadapinya.
Demikian antara lain pokok pikiran Ustaz H. Muhammad Ziyad yang disampaikan dalam pengajian rutin Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales Australia kemarin (Jumat, 22 Oktober 2021).
Baca juga: Ponpes Husnul Khotimah - Saat Ini Pesantren Sudah Jadi Pilihan Utama Bukan Lagi Alternatif
Pengajian ini berlangsung secara virtual, diikuti oleh warga Muhammadiyah baik yang ada di Australia, Indonesia dan pengurus Muhammadiyah di Malaysia. Hadir pula Ketua PCIM Australia, Ustaz Hamim Jufri dan pengurus Muhammadiyah yang berkedudukan di Kota Melbourne, Negara Bagian Victoria.
Dalam bagian ceramahnya, Ustaz Ziyad yang juga merupakan Ketua Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini, mengatakan bahwa para Nabi dan Rasul adalah hambah pilihan yang paling berat menerima ujian semasa hidupnya.
Seperti, Allah menguji Nabi Ayub Alaisi salam dengan kemiskinan dan penyakit yang sangat berat selama berpuluh tahun, tetapi beliau tetap sabar. Setelah para Nabi dan Rasul, orang yang menerima ujian berat adalah para shalihin dan ulama, baru secara berurutan ujian yang ringan kepada orang awam. Ketika seseorang berikrar Amantu billah, maka Allah akan menyiapkan ujian baginya.