home global news

Fadli Zon Perkuat Kerja Sama Budaya Indonesia-Iran, Film hingga UNESCO

Ahad, 09 Agustus 2026 - 22:29 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Bhopal; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Kebudayaan Republik Islam Iran, Mohsen Javadi, di Bhopal, Madhya Pradesh, India. Pertemuan yang berlangsung di sela-sela XI BRICS Culture Ministers’ Meeting tersebut membahas penguatan kerja sama kebudayaan Indonesia–Iran, antara lain melalui pembaruan program pertukaran budaya, kerja sama perfilman dan sastra, pertukaran antarmasyarakat, serta kolaborasi dalam kerangka UNESCO.

Indonesia dan Iran memiliki hubungan budaya yang telah terjalin selama berabad-abad melalui perdagangan, pertukaran keilmuan, sastra, filsafat, dan perkembangan peradaban Islam. Menbud Fadli Zon menilai hubungan historis tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kerja sama kebudayaan yang lebih konkret dan relevan bagi generasi mendatang.

“Indonesia dan Iran memiliki hubungan yang telah terjalin lama, khususnya di bidang kebudayaan. Kita perlu memperbarui dan memperkuat hubungan tersebut melalui kerja sama yang semakin konkret,” ungkap Fadli Zon dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Salah satu agenda utama pertemuan adalah keberlanjutan Cultural Exchange Programme Indonesia–Iran 2023–2026 yang akan segera berakhir. Kedua pihak sepakat bahwa momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun program baru yang lebih luas, mencakup warisan budaya, museum, sastra dan penerjemahan, perfilman, industri kreatif, pendidikan, serta pertukaran antarlembaga dan pelaku kebudayaan. Indonesia menyampaikan kesiapan untuk menindaklanjuti penyusunan kerangka kerja sama berikutnya bersama Pemerintah Iran.

Perfilman menjadi salah satu bidang yang diprioritaskan. Menbud Fadli mendorong produksi bersama dan pertukaran antarsineas sebagai sarana memperkenalkan budaya kedua negara kepada masyarakat luas. Ia turut menyinggung adaptasi film Iran Children of Heaven di Indonesia sebagai salah satu contoh keterhubungan kreatif kedua negara.

“Kerja sama perfilman menjadi salah satu bidang yang dapat kita prioritaskan. Ke depan, kita dapat mengeksplorasi lebih banyak peluang produksi bersama antara sineas kedua negara,” tutur Menbud Fadli.

Di bidang sastra dan penerbitan, Iran mengundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam Tehran International Book Fair serta menawarkan program penerjemahan karya sastra Persia dan karya internasional ke dalam bahasa Persia. Indonesia menyambut baik tawaran tersebut dan tertarik menjajaki partisipasi pada penyelenggaraan mendatang. Kedua pihak juga mendorong pertukaran kegiatan kebudayaan dan penyelenggaraan pekan budaya untuk memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya