Israel Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza, Netanyahu Tegaskan Tak Akan Mundur
Tim langit 7
Senin, 10 Agustus 2026 - 05:00 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Israel menolak rencana 15 poin Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Gaza dan menegaskan tidak akan menarik pasukannya sebelum Hamas sepenuhnya melucuti senjata. Sikap tersebut disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Minggu.
Penolakan itu muncul setelah Trump bulan lalu mengumumkan adanya terobosan dalam rencananya untuk mengakhiri perang di Gaza. Rencana tersebut sebelumnya telah disepakati Israel dan Hamas pada tahun lalu dan menjadi awal dari gencatan senjata.
Di sisi lain, Hamas mendesak Amerika Serikat menekan Israel agar menerima tahap berikutnya dari rencana Gaza tersebut.
“Kami berharap para mediator dan penjamin Amerika menekan Netanyahu dan pemerintahnya untuk mematuhi peta jalan serta tidak menghambat proses karena alasan politik internal dan pemilu,” kata anggota biro politik Hamas, Bassem Naim, kepada AFP.
Israel masih terus melancarkan serangan ke Gaza sejak menyepakati gencatan senjata pada Oktober tahun lalu.
Trump mengatakan Hamas, yang menguasai Gaza selama hampir dua dekade sebelum melancarkan serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang Gaza, telah sepakat untuk meletakkan senjatanya.
Penolakan itu muncul setelah Trump bulan lalu mengumumkan adanya terobosan dalam rencananya untuk mengakhiri perang di Gaza. Rencana tersebut sebelumnya telah disepakati Israel dan Hamas pada tahun lalu dan menjadi awal dari gencatan senjata.
Di sisi lain, Hamas mendesak Amerika Serikat menekan Israel agar menerima tahap berikutnya dari rencana Gaza tersebut.
“Kami berharap para mediator dan penjamin Amerika menekan Netanyahu dan pemerintahnya untuk mematuhi peta jalan serta tidak menghambat proses karena alasan politik internal dan pemilu,” kata anggota biro politik Hamas, Bassem Naim, kepada AFP.
Israel masih terus melancarkan serangan ke Gaza sejak menyepakati gencatan senjata pada Oktober tahun lalu.
Trump mengatakan Hamas, yang menguasai Gaza selama hampir dua dekade sebelum melancarkan serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang Gaza, telah sepakat untuk meletakkan senjatanya.
(lam)