home global news

Erdogan Sebut Mesir Bisa Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Ahad, 16 Agustus 2026 - 08:18 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Turki; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan bahwa Mesir dapat bergabung dengan perjanjian pertahanan bersama yang baru saja ditandatangani oleh Turki, Arab Saudi, dan Pakistan. Ia menggambarkan keikutsertaan Kairo sebagai hal yang "mungkin" dan menyebut pakta tersebut terbuka bagi anggota baru.

Dalam wawancara eksklusif dengan Al Jazeera untuk program Al Muqabala (The Interview) yang akan tayang Minggu malam di Al Jazeera Arabic, Erdogan mengatakan bahwa Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah mewajibkan negara-negara penandatangan untuk mengambil langkah terpadu apabila salah satu dari mereka mendapat serangan dari luar.

"Perjanjian ini telah mengirimkan pesan penting kepada dunia," ujar Erdogan, seraya menambahkan bahwa partisipasi Mesir menjadi salah satu opsi untuk perluasan ke depan.

Kesepakatan yang juga dikenal sebagai Pakta Mekah ini ditandatangani di kota suci tersebut pada Jumat lalu oleh Erdogan, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Pakta tersebut menyatakan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap semuanya—sebuah ketentuan pencegahan kolektif yang oleh para analis disamakan dengan Pasal 5 NATO. Namun, para pejabat di Islamabad mengingatkan agar tidak menafsirkannya sebagai setara dengan NATO atau sebagai pakta yang diarahkan pada negara tertentu.

Erdogan juga berbicara mengenai sejumlah isu kawasan, termasuk ketegangan di Selat Hormuz serta perang di Suriah, Gaza, dan Lebanon.

Pemimpin Turki itu mengatakan bahwa pembukaan kembali selat tersebut merupakan prioritas bagi Ankara, dengan alasan bahwa penutupan yang berkepanjangan tidak menguntungkan siapa pun. Ia juga mengakui peran penting Qatar dalam upaya mediasi untuk menghentikan pertempuran di kawasan.

Suriah, Gaza, dan Lebanon
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya