Cincinnati Open 2026: Si Cantik Rybakina Atasi Hujan dan Kalahkan Frech; Swiatek Singkirkan Sakkari
Sururi al faruq
Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:50 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Ohio; Petenis cantik, Elena Rybakina membutuhkan waktu dua jam di lapangan ditambah dua kali interupsi hujan masing-masing selama satu jam untuk mengalahkan Magdalena Frech dengan skor 6-4, 7-6 (2) pada Senin malam dan melaju ke putaran keempat di ATP-WTA Cincinnati Masters.
Petenis unggulan kedua asal Kazakhstan itu mengakui ia kesulitan menuntaskan pertandingan yang berlarut-larut sepanjang sore hari. Kedua pemain terpaksa meninggalkan lapangan setelah sembilan game di set pertama, dan kembali lagi saat game ketujuh di set kedua.
Pada kali kedua mereka kembali ke lapangan—di awal pekan yang diprediksi akan terus diguyur hujan—juara Grand Slam dua kali itu gagal menyelesaikan pertandingan pada tiga match point-nya saat servis Frech di game ke-12.
Karena petenis asal Polandia itu berhasil mempertahankan servisnya, pertandingan berlanjut ke tie-break, di mana unggulan akhirnya menyelesaikan pekerjaan pada peluang keempat, dan berhasil meninggalkan lapangan hanya sepuluh menit sebelum cuaca buruk kembali datang.
"Hari ini benar-benar gila, jujur saja. Setiap kali keluar lapangan, awan dan kelembapan menyelimuti," ujar Rybakina. "Saya merasa penguasaan bola saya bagus di tie-break, tapi itu pertandingan yang berat.
"Saya punya peluang di tiga match point, tapi saat lelah, sulit menjaga konsentrasi.
"Saya bersyukur tie-break berpihak pada saya, saya hanya berusaha meraih poin sebanyak mungkin."
Petenis unggulan kedua asal Kazakhstan itu mengakui ia kesulitan menuntaskan pertandingan yang berlarut-larut sepanjang sore hari. Kedua pemain terpaksa meninggalkan lapangan setelah sembilan game di set pertama, dan kembali lagi saat game ketujuh di set kedua.
Pada kali kedua mereka kembali ke lapangan—di awal pekan yang diprediksi akan terus diguyur hujan—juara Grand Slam dua kali itu gagal menyelesaikan pertandingan pada tiga match point-nya saat servis Frech di game ke-12.
Karena petenis asal Polandia itu berhasil mempertahankan servisnya, pertandingan berlanjut ke tie-break, di mana unggulan akhirnya menyelesaikan pekerjaan pada peluang keempat, dan berhasil meninggalkan lapangan hanya sepuluh menit sebelum cuaca buruk kembali datang.
"Hari ini benar-benar gila, jujur saja. Setiap kali keluar lapangan, awan dan kelembapan menyelimuti," ujar Rybakina. "Saya merasa penguasaan bola saya bagus di tie-break, tapi itu pertandingan yang berat.
"Saya punya peluang di tiga match point, tapi saat lelah, sulit menjaga konsentrasi.
"Saya bersyukur tie-break berpihak pada saya, saya hanya berusaha meraih poin sebanyak mungkin."