PBSI Jelaskan Kegagalan Pelatnas Cipayung di Denmark Open 2021
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:20 WIB
Tunggal Putra Bulu Tangkis andalan Indonesia Jonatan Christie cedera di babak perempat final Denmark Open 2021. Foto: Badminton Photo
Wakil atlet bulu tangkis Indonesia gagal di turnamen Eropa, Denmark Open 2021. Hasil negatif tersebut ditanggapi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).
Manajer tim bulu tangkis Indonesia pada denmark open 2021 Aryono Miranat mengatakan, kegagalan seluruh atlet Pelatnas Cipayung disebabkan kelelahan setelah berjuang di tiga turnamen Eropa sebelumnya. Dia menegaskan, banyak pemain yang sudah kehabisan energi sehingga tidak bisa tampil maksimal dan tersingkir dari seluruh nomor turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Baca Juga:PBSI Pastikan Ginting dan Jojo Absen di Prancis Terbuka 2021
"Sebelumnya pemain sudah tampil di ajang Piala Sudirman di Finlandia dan Piala Thomas-Uber di Denmark. Tenaga dan stamina tidak cukup untuk kembali tampil maksimal di Denmark Open yang juga melibatkan pemain top dunia," kata Aryo dalam keterangan resmi PBSI di Jakarta, Ahad (24/10/2021).
Selain kelelahan, PBSI juga mendapati dua atlet terbaiknya di sektor tunggal putra mengalami cedera pinggang. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Akibat cedera tersebut, Ginting terpaksa mundur di babak pertama sementara Jonatan mengundurkan diri di perempat final.
Aryo menjelaskan, cedera yang dialami kedua pemain tersebut berlangsung sejak Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark. Namun, keduanya memaksakan untuk bermain hingga ke Denmark Open 2021.
Baca Juga:Merah Putih Hilang di Podium Piala Thomas, Antara Prestasi dan Kegagalan Institusi
Manajer tim bulu tangkis Indonesia pada denmark open 2021 Aryono Miranat mengatakan, kegagalan seluruh atlet Pelatnas Cipayung disebabkan kelelahan setelah berjuang di tiga turnamen Eropa sebelumnya. Dia menegaskan, banyak pemain yang sudah kehabisan energi sehingga tidak bisa tampil maksimal dan tersingkir dari seluruh nomor turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Baca Juga:PBSI Pastikan Ginting dan Jojo Absen di Prancis Terbuka 2021
"Sebelumnya pemain sudah tampil di ajang Piala Sudirman di Finlandia dan Piala Thomas-Uber di Denmark. Tenaga dan stamina tidak cukup untuk kembali tampil maksimal di Denmark Open yang juga melibatkan pemain top dunia," kata Aryo dalam keterangan resmi PBSI di Jakarta, Ahad (24/10/2021).
Selain kelelahan, PBSI juga mendapati dua atlet terbaiknya di sektor tunggal putra mengalami cedera pinggang. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Akibat cedera tersebut, Ginting terpaksa mundur di babak pertama sementara Jonatan mengundurkan diri di perempat final.
Aryo menjelaskan, cedera yang dialami kedua pemain tersebut berlangsung sejak Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark. Namun, keduanya memaksakan untuk bermain hingga ke Denmark Open 2021.
Baca Juga:Merah Putih Hilang di Podium Piala Thomas, Antara Prestasi dan Kegagalan Institusi