home masjid

Rahasia Muhasabah: Pembaharu Keimanan dan Jalan Muraqabah

Jum'at, 21 Agustus 2026 - 20:00 WIB
Rahasia Muhasabah: Pembaharu Keimanan dan Jalan Muraqabah
Evaluasi diri atau muhasabah merupakan salah satu amalan hati yang memiliki kedudukan amat penting dalam ajaran Islam. Aktivitas ini bukan sekadar refleksi atas tindakan yang telah lalu, melainkan sebuah proses berkelanjutan untuk membersihkan jiwa, memperbarui kualitas iman, serta menjaga seorang hamba agar tetap berada dalam koridor ketaatan kepada Allah SWT.

Dalam kitab Majallat al-Bayān (Jilid 122, hal 52), dijelaskan secara rinci bahwa muhasabah bertindak sebagai sarana utama untuk memperbarui keimanan seorang Muslim. Landasan utama dari konsep ini berakar pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Hasyr ayat 18:

"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)."

Pentingnya melakukan perhitungan diri ini juga dipertegas melalui nasihat perkasa dari Sahabat Nabi, Umar bin al-Khaththab RA, yang menyatakan: "Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab."

Sejalan dengan hal tersebut, ulama Ibnul Qayyim turut memberikan peringatan keras mengenai bahaya melalaikan evaluasi diri. Ia menegaskan bahwa kehancuran jiwa seseorang pada hakikatnya bersumber dari pengabaian terhadap perhitungan dirinya sendiri serta kebiasaan membiarkan jiwa menuruti hawa nafsu.

Mengantarkan Hamba menuju Muraqabah

Selain memperbarui iman, muhasabah juga menjadi pijakan awal untuk mencapai tingkat keimanan yang lebih tinggi, yaitu muraqabah (kesadaran penuh bahwa diri senantiasa diawasi oleh Allah).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya