LANGIT7.ID-Spanyol;
Nilai pasar Julian Alvarez turun sebesar 10 juta euro (sekitar Rp169 miliar) setelah awal musim yang sulit bersama Atletico, menyusul gagalnya kepindahan yang sempat diusulkan ke Barcelona.
Barca ingin menambahkan pemain internasional Argentina itu ke dalam skuad mereka, tetapi transfer tersebut diblokir oleh Atletico. Kabarnya, pihak Katalan mengajukan tawaran senilai 100 juta euro (sekitar Rp1,69 triliun), namun Atletico menginginkan harga yang jauh lebih tinggi untuk striker mereka.
Alvarez absen dari latihan dan pertandingan di awal musim karena sakit, seiring berlanjutnya saga transfer tersebut, tetapi sejak itu ia telah kembali bermain dan mencatatkan empat penampilan untuk tim asuhan Diego Simeone.
Namun, peristiwa sepanjang musim panas telah membuat nilai pasarnya terkena dampak. Menurut Transfermarkt, nilai Alvarez turun dari 120 juta euro (sekitar Rp2,03 triliun) menjadi 110 juta euro (sekitar Rp1,86 triliun) dalam pembaruan terbaru.
Koordinator nilai pasar LaLiga dari Transfermarkt, Tobias Blaseio, mengungkapkan pandangannya mengenai penurunan nilai tersebut.
"Banyak orang mengharapkan pemain Argentina itu pindah pada musim panas ini," ujarnya.
"Alih-alih itu, terjadi drama transfer yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada akhirnya, Alvarez yang paling banyak kehilangan dan akan membutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali posisinya di Madrid - jika itu bahkan mungkin.
"Di lapangan, dampaknya sepenuhnya negatif; di liga, striker itu hanya mencatatkan 83 menit waktu bermain. Musim panas ini jelas tidak menguntungkan reputasinya sebagai pemain."
Ada spekulasi bahwa Barca bisa kembali mengincar Alvarez pada musim dingin atau musim panas mendatang. Namun, klub tersebut sejak itu mendatangkan Gabriel Jesus dan Deco menyatakan bahwa Alvarez "sudah menjadi masa lalu."(*/saf/barcablaugranes)
(lam)