Dari Kekayaan Alam Menjadi Inovasi Berbasis Sains; Kembangkan Potensi Nilam Aceh untuk Kosmetik
Lusi mahgriefie
Ahad, 23 Agustus 2026 - 17:35 WIB
Dari Kekayaan Alam Menjadi Inovasi Berbasis Sains Kembangkan Potensi Nilam Aceh untuk Kosmetik
ParagonCorp dan Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) mendorong eksplorasi bahan alam Indonesia agar tidak berhenti hanya sebatas komoditas, tetapi bisa berkembang menjadi inovasi bernilai tambah yang didukung scientific evidence.
Indonesia yang dikenal memiliki kekayaan biodiversitas yang besar, termasuk beragam tanaman yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun untuk berbagai kebutuhan.
Namun, kekayaan sumber daya alam tidak berhenti pada ketersediaan bahan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dipahami lebih dalam melalui ilmu pengetahuan, diuji secara ilmiah, dan dikembangkan menjadi inovasi bernilai tambah.
Semangat tersebut menjadi salah satu fokus ParagonCorp dalam memperkuat eksplorasi bahan alam Indonesia melalui kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK).
Salah satu fokus yang tengah dieksplorasi adalah patchouli alcohol crystal, komponen yang berasal dari minyak nilam Aceh dan sedang diteliti sebagai kandidat natural active ingredient untuk aplikasi kosmetik.
Baca juga: Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Pengembangan Bahan Aktif Kosmetik, Kolaborasi ParagonCorp-ARC Universitas Syiah Kuala
Sebagai purposeful beauty tech company, ParagonCorp melihat bahwa pengembangan inovasi tidak hanya berlangsung pada tahap akhir ketika sebuah produk dihasilkan.
Indonesia yang dikenal memiliki kekayaan biodiversitas yang besar, termasuk beragam tanaman yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun untuk berbagai kebutuhan.
Namun, kekayaan sumber daya alam tidak berhenti pada ketersediaan bahan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dipahami lebih dalam melalui ilmu pengetahuan, diuji secara ilmiah, dan dikembangkan menjadi inovasi bernilai tambah.
Semangat tersebut menjadi salah satu fokus ParagonCorp dalam memperkuat eksplorasi bahan alam Indonesia melalui kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK).
Salah satu fokus yang tengah dieksplorasi adalah patchouli alcohol crystal, komponen yang berasal dari minyak nilam Aceh dan sedang diteliti sebagai kandidat natural active ingredient untuk aplikasi kosmetik.
Baca juga: Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Pengembangan Bahan Aktif Kosmetik, Kolaborasi ParagonCorp-ARC Universitas Syiah Kuala
Sebagai purposeful beauty tech company, ParagonCorp melihat bahwa pengembangan inovasi tidak hanya berlangsung pada tahap akhir ketika sebuah produk dihasilkan.