home global news

Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI dan Harapan Rakyat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:09 WIB
(Dok: Istimewa)
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Nama Destry Damayanty sudah diusulkan oleh Presiden Prabowo sebagai calon tunggal untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia defenitif.

Komisi XI DPR RI telah berencana untuk melakukan fit and proper test terhadap yang bersangkutan hari rabu tanggal 26 Agustus 2026 untuk menilai apakah dia layak dan patut atau tidak untuk menjadi Gubernur BI Periode selanjutnya. Bila dilihat dari pendidikan dan pengalaman serta integritas yang ditunjukkannya selama ini, kelihatannya Destry Damayanty akan mulus melangkah untuk menduduki kursi paling puncak di BI tersebut karena dia memiliki pengalaman yang cukup panjang yang mumpuni di sektor keuangan, perbankan dan pasar modal serta dalam kebijakan moneter.

Untuk itu bila Destry memang terpilih sebagai Gubernur BI maka kita berharap agar dia dapat membangun hubungan baik dan rasional terutama dengan pihak kementrian keuangan, OJK, LPS yang sama-sama bergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan juga dengan pemerintah pusat dan daerah serta dengan pihak Penyedia Jasa Pembayaran apakah itu bank atau non bank bagi terciptanya sebesar-besar kemakmuran rakyat seperti yang diamanatkan oleh pasal 33 UUD 1945.

Hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat penting dibangun oleh Destry agar dia sebagai Gubernur BI dapat membuat kebijakan yang dapat diterima dengan baik oleh para pelaku pasar sehingga stabilitas ekonomi dan keuangan serta kesinambungan kebijakan nasional dapat terjaga apalagi masalah yang dihadapi bangsa saat ini dan kedepan jelas tidak ringan.

Kita tahu dunia saat ini menghadapi ketidak pastian global dikarenakan adanya konflik geopolitik, kenaikan harga energi, volatilitas pasar keuangan global dan tekanan terhadap nilai tukar. Di samping itu kita lihat juga ada masalah-masalah lain seperti kualitas dan pertumbuhan kredit tampak melambat serta daya beli masyarakat dan sektor riil tampak masih tertekan. Untuk itu kehadiran dari kebijakan yang mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta adanya stabilitas tentu jelas sangat diharapkan. Dan yang juga tidak kalah penting untuk diperhatikan kedepan oleh Gubernur BI yang baru adalah masalah melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia dan kerentanan sistem keuangannya serta maraknya uang kripto dan tingginya utang pemerintah.

Di samping itu Gubernur BI juga diharapkan untuk terus mengurus dengan baik masalah digitalisasi dan transformasi ekonomi serta masalah green economy dan pembiayaan berkelanjutan serta masalah UMKM terutama usaha mikro dan ultra mikro yang jumlahnya saat ini masih sangat besar yaitu sekitar 98,68 persen dari total pelaku usaha nasional yang ada.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya