Presiden Prabowo Sumbang Becak Listrik Buat Angkutan Peserta Muktamar NU, Bikin Suasana Makin Meriah
Tim langit 7
Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:11 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jombang; Ada pemandangan berbeda di halaman Pendopo Kabupaten Jombang, Senin pagi. Ratusan becak berwarna cerah berjejer rapi. Bukan becak tua dengan rangka berkarat, melainkan becak listrik mulus yang baru saja tiba. Ini adalah hadiah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk para tukang becak di kota santri itu.
Sebanyak 200 unit becak listrik resmi diserahkan pada hari itu. Bagi para penerima, ini bukan sekadar kendaraan baru. Ini adalah pengakuan atas kerja keras mereka selama ini — sekaligus tanggung jawab besar menyambut tamu istimewa: ribuan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Bupati Jombang, Warsubi, tak sekadar menyerahkan kunci secara simbolis. Ia ikut duduk di jok becak, menginjak pedal listrik, dan merasakan sendiri bedanya.
"Enak, dan sangat kencang sekali," katanya sambil tersenyum. Ia pun langsung mengingatkan para tukang becak: "Pakai helm, hati-hati di jalan."
Becak listrik ini memang beda. Tanpa kayuhan berat, tanpa keringat membasahi punggung. Tapi kecepatan ekstra juga butuh kewaspadaan ekstra. Sebuah pesan yang disampaikan dengan hangat, bukan dengan nada menggurui.
Warsubi menegaskan satu hal dengan tegas: becak ini tidak boleh dijual, tidak boleh digadaikan.
"Ini pemberian Bapak Presiden untuk meringankan beban tukang becak, supaya tidak terlalu capek mengayuh," ujarnya.
Sebanyak 200 unit becak listrik resmi diserahkan pada hari itu. Bagi para penerima, ini bukan sekadar kendaraan baru. Ini adalah pengakuan atas kerja keras mereka selama ini — sekaligus tanggung jawab besar menyambut tamu istimewa: ribuan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Bupati Jombang, Warsubi, tak sekadar menyerahkan kunci secara simbolis. Ia ikut duduk di jok becak, menginjak pedal listrik, dan merasakan sendiri bedanya.
"Enak, dan sangat kencang sekali," katanya sambil tersenyum. Ia pun langsung mengingatkan para tukang becak: "Pakai helm, hati-hati di jalan."
Becak listrik ini memang beda. Tanpa kayuhan berat, tanpa keringat membasahi punggung. Tapi kecepatan ekstra juga butuh kewaspadaan ekstra. Sebuah pesan yang disampaikan dengan hangat, bukan dengan nada menggurui.
Warsubi menegaskan satu hal dengan tegas: becak ini tidak boleh dijual, tidak boleh digadaikan.
"Ini pemberian Bapak Presiden untuk meringankan beban tukang becak, supaya tidak terlalu capek mengayuh," ujarnya.