Demo di DPR Meluas, 10 Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Sementara
Esti setiyowati
Jum'at, 28 Agustus 2026 - 07:47 WIB
Demo di DPR Meluas, 10 Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Sementara. Foto: Jasa Marga
PT Jasa Marga menutup sementara transaksi sejumlah gerbang tol di ruas Jalan Dalam Kota. Langkah yang diambil atas diskresi kepolisian kni sebagai tindak lanjut dari aksi unjuk rasa di sekitar DPR/MPR yang mulai memasuki jalan tol pada Kamis (27/8/2026).
"Atas diskresi kepolisian, lalu lintas dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak menuju ruas Tol Dalam Kota sementara dialihkan menuju arah Tanjung Priok. Selain itu, dilakukan penutupan sementaratransaksi di sejumlah gerbang tol, yaitu; GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Angke 2, GT Jelambar 2 serta GT Tanjung Duren," ujar Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Jumat (28/8/2026).
Baca juga: Jasa Marga dan BSI Teken Pembiayaan Rp1,56 Triliun untuk Jalan Tol Bali Mandara Berbasis ESG
Aksi unjuk rasa yang semula berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR mulai memasuki Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) saat malam hari. Massa aksi terpantau memasuki jalan tol melalui akses di sekitar kawasan Senayan.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) bekerja sama dengan Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian merekayasa lalu lintas untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan.
Jasa Marga mengimbau bagi pengguna jalan dari arah Slipi yang hendak menuju Cawang untuk sementara waktu menghindari ruas Tol Dalam Kota dan menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas.
Bagi pengguna jalan yang tetap melakukan perjalanan, diimbau mengikuti arahan petugas, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan.
"Atas diskresi kepolisian, lalu lintas dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak menuju ruas Tol Dalam Kota sementara dialihkan menuju arah Tanjung Priok. Selain itu, dilakukan penutupan sementaratransaksi di sejumlah gerbang tol, yaitu; GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Angke 2, GT Jelambar 2 serta GT Tanjung Duren," ujar Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Jumat (28/8/2026).
Baca juga: Jasa Marga dan BSI Teken Pembiayaan Rp1,56 Triliun untuk Jalan Tol Bali Mandara Berbasis ESG
Aksi unjuk rasa yang semula berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR mulai memasuki Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) saat malam hari. Massa aksi terpantau memasuki jalan tol melalui akses di sekitar kawasan Senayan.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit (Dalam Kota) bekerja sama dengan Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian merekayasa lalu lintas untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan.
Jasa Marga mengimbau bagi pengguna jalan dari arah Slipi yang hendak menuju Cawang untuk sementara waktu menghindari ruas Tol Dalam Kota dan menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas.
Bagi pengguna jalan yang tetap melakukan perjalanan, diimbau mengikuti arahan petugas, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan.