home global news

Meski Krisis Kabut Asap, Sekolah di Kalimantan Tengah Tak Diliburkan Hanya Jam Masuk Diubah

Selasa, 01 September 2026 - 11:59 WIB
Situasi wilayah Kalimantan Tengah yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Foto: Multimedia Center Kalteng
Di tengah situasi terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan, sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah tidak diliburkan. Hanya jam masuk sekolah saja yang diubah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo meminta sekolah untuk tidak diliburkan. Menyusul hal itu, ia juga mengimbau agar sekolah tidak menerapkan aturan masuk secara kaku, di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

‎Hal tersebut disampaikan Reza dalam rapat koordinasi pembelajaran selama masa karhutla bersama kepala sekolah SMA, SMK dan SKH se-Kalteng melalui Zoom, dikutip dari laman resmi Disdik Kalimantan Tengah, Selasa (1/9/2026).

Aturan masuk sekolah secara kaku yang dimaksud ‎Reza adalah sekolah tidak langsung menutup pintu gerbang ketika siswa datang terlambat, terutama apabila keterlambatan tersebut terjadi akibat kondisi perjalanan dan penyesuaian jam masuk sekolah.

Baca juga: Istri Sekda Kalimantan Selatan Gelar Pesta Ultah Mewah, di Tengah Warga Menderita karena Kabut Asap

‎Menurutnya, kondisi darurat seperti kabut asap membutuhkan kebijakan yang lebih manusiawi dan fleksibel tanpa menghilangkan ketertiban.

"Jangan sampai pintu gerbang sekolah ditutup begitu saja ketika siswa terlambat, mengingat mereka sudah jauh-jauh ke sekolahan," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya