Fenomena Gunung Berapi: Antara Sains, Tadabbur, dan Ayat Al-Qur'an
Ahmad zuhdi
Ahad, 06 September 2026 - 21:32 WIB
Fenomena Gunung Berapi: Antara Sains, Tadabbur, dan Ayat Al-Qur'an
Al-Qur’an menggambarkan gunung sebagai komponen penting dari tatanan bumi, tanda kekuasaan Allah ﷻ, serta unsur yang menjaga kestabilan alam. Beberapa ayat menyebut gunung dengan istilah rawāsi—yakni gunung-gunung yang kokoh dan tertancap. Firman Allah ﷻ dalam Surah an-Naḥl ayat 15 menyatakan:
وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَارًا وَسُبُلًا لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
"Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi agar bumi itu tidak guncang bersama kamu, serta sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk."
Ayat ini menyajikan fungsi gunung dalam konteks keteraturan bumi dan keagungan penciptaan. Karena tidak menguraikan mekanika geologi, magma, atau aktivitas vulkanik secara spesifik, mengaitkan ayat ini dengan letusan gunung berapi memerlukan kedisiplinan tafsir agar tidak melampaui konteks teks.
Selain fungsi fisik, gunung juga digambarkan sebagai makhluk yang tunduk kepada ketetapan Ilahi. Dalam Surat al-Ḥasyr ayat 21, Allah ﷻ berfirman:
لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ
"Sekiranya Kami menurunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, niscaya engkau akan melihatnya tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah."
وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَارًا وَسُبُلًا لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
"Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi agar bumi itu tidak guncang bersama kamu, serta sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk."
Ayat ini menyajikan fungsi gunung dalam konteks keteraturan bumi dan keagungan penciptaan. Karena tidak menguraikan mekanika geologi, magma, atau aktivitas vulkanik secara spesifik, mengaitkan ayat ini dengan letusan gunung berapi memerlukan kedisiplinan tafsir agar tidak melampaui konteks teks.
Selain fungsi fisik, gunung juga digambarkan sebagai makhluk yang tunduk kepada ketetapan Ilahi. Dalam Surat al-Ḥasyr ayat 21, Allah ﷻ berfirman:
لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ
"Sekiranya Kami menurunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, niscaya engkau akan melihatnya tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah."