Gempa NTT: 4.597 Penyintas Dapat Bantuan Logistik, BMM Siapkan Dukungan Lanjutan
Tim langit 7
Senin, 07 September 2026 - 09:56 WIB
Gempa NTT: 4.597 Penyintas Dapat Bantuan Logistik, BMM Siapkan Dukungan Lanjutan
LANGIT7.ID-Jakarta; Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendistribusikan bantuan logistik untuk 4.597 penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut mencakup penyediaan dapur umum, paket sembako, air bersih, school kit, selimut, dan terpal untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas yang hingga kini masih bertahan di tempat pengungsian.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, distribusi bantuan tersebut merupakan langkah cepat untuk meringankan beban warga. Pasalnya, pusat perbelanjaan hingga warung di lokasi turut terdampak gempa. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjadi terbatas dan harganya pun mengalami kenaikan.
“Inisiatif ini sekaligus bentuk transparansi atas setiap rupiah yang telah diamanahkan oleh para donatur kepada BMM. Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi fokus utama selama masyarakat masih berada di pengungsian dan belum kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkap Tegar.
Bantuan tersebut mencakup penyediaan dapur umum, paket sembako, air bersih, school kit, selimut, dan terpal untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas yang hingga kini masih bertahan di tempat pengungsian.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, distribusi bantuan tersebut merupakan langkah cepat untuk meringankan beban warga. Pasalnya, pusat perbelanjaan hingga warung di lokasi turut terdampak gempa. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjadi terbatas dan harganya pun mengalami kenaikan.
“Inisiatif ini sekaligus bentuk transparansi atas setiap rupiah yang telah diamanahkan oleh para donatur kepada BMM. Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi fokus utama selama masyarakat masih berada di pengungsian dan belum kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkap Tegar.