Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 07 September 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Amankah Menjemur Pakaian Saat Abu Vulkanik Bertebaran? Ini Solusinya

lusi mahgriefie Senin, 07 September 2026 - 10:08 WIB
Amankah Menjemur Pakaian Saat Abu Vulkanik Bertebaran? Ini Solusinya
Foto ilustrasi: istimewa
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Di tengah situasi sebaran abu vulkanik yang melanda sejumlah wilayah, peningkatan kewaspadaan amat diperlukan. Termasuk persoalan menjemur pakaian di luar rumah. Yang menjadi pertanyaan apakah aman menjemur pakaian di luar seperti biasa?

Dalam kondisi seperti saat ini, menjemur pakaian di luar sebaiknya dipertimbangkan kembali. Sebab abu yang terlihat seperti debu biasa ternyata tidak bisa diperlakukan sembarangan.

Ketika pakaian dijemur di luar saat masih ada abu, baju yang tadinya bersih setelah dicuci malah bisa terkontaminasi abu vulkanik lagi.

Hal ini disebabkan partikel abu mudah menempel di permukaan kain, terutama pada bahan berpori seperti katun, karena sifatnya yang halus dan abrasif.

Menurut dr. Kevin Mak dalam unggahannya, akibat dari abu vulkanik yang menempel di baju berisiko terhirup saat dipakai, terutama pada anak-anak dan orang dengan masalah pernapasan. Selain itu, bisa memicu iritasi pada kulit sensitif.

"Jadi lebih aman dijemur di dalam dulu," tulis dr Kevin Mak melalui akun media sosial @drkevinmak.

Baca juga: Update Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Makin Menyebar ke Arah Barat

Menjemur di dalam rumah, juga disarankan sebaiknya memilih area yang memiliki sirkulasi Udara baik. Misalnya dekat jendela yang tertutup atau bisa juga menggunakan kipas untuk membantu pengeringan.

Untuk lebih jelasnya, berikutnya ini tips menjemur pakaian saat abu vulkanik masih menyebar:

1. Hindari menjemur pakaian di area luar rumah.

Baik di halaman rumah maupun di balkon, apabila udara masih dipenuhi abu, tahan dulu keinginan menjemur pakaian.

Pakaian yang baru dicuci justru bisa kembali terkena partikel abu yang terbawa angin. Hasilnya, cucian yang tadinya sudah bersih malah harus masuk mesin cuci lagi.

2. Pilih area indoor untuk menjemur pakaian

Kalau kondisi di luar belum memungkinkan, pilih area indoor yang memiliki sirkulasi udara cukup baik. Jemuran lipat bisa menjadi penyelamat sementara.

Letakkan jemuran di area yang terlindung dari masuknya abu, misalnya di dalam rumah atau ruangan semi-indoor yang tertutup dari paparan langsung.

Beri jarak antarpakaian agar udara tetap bisa bergerak dan pakaian tidak terlalu lama lembap. Kalau rumah terasa pengap, gunakan kipas untuk membantu sirkulasi udara. Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan.

3. Pakaian sudah terlanjur kena abu?

Pakaian yang sudah terkena abu vulkanik sebaiknya tidak hanya dikibas-kibaskan. Sebab partikel abu bisa menempel pada serat kain dan tidak selalu hilang hanya dengan ditepuk atau ditebaskan.

Jika pakaian sudah terlanjut terpapar abu, disarankan dicuci lagi sebelum dikeringkan di dalam ruangan.

Namun sebelum dicuci kembali, harus dibersihkan terlebih dahulu. Untuk proses pembersihan, gunakan masker agar partikel abu tidak mudah terhirup. Panduan kesehatan juga menyarankan penggunaan masker ketika melakukan pembersihan abu vulkanik.

Baca juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Ini Bahayanya bagi Kesehatan

4. Jangan langsung digosok saat masih berabu

Abu vulkanik memiliki partikel yang bersifat abrasif. Karena itu, membersihkannya dengan cara menggosok atau mengucek secara berlebihan bukan pilihan yang baik.

Panduan penanganan abu vulkanik dari Kementerian Kesehatan menyarankan kain yang terkena abu dibilas menggunakan air mengalir dan dicuci dengan hati-hati. Pakaian juga sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dari abu yang menempel sebelum dicuci.

5. Tidak memaksakan jemur di luar karena mengejar matahari

Dalam kondisi normal, menjemur pakaian di bawah matahari memang cara paling praktis. Namun ketika abu vulkanik masih beterbangan, matahari terik bukan berarti kondisi luar rumah otomatis aman untuk menjemur.

Lebih baik pakaian sedikit lebih lama kering di dalam rumah daripada harus dicuci ulang karena kembali tertutup abu.

6. Kalau abu sudah berhenti, cek lagi sebelum menjemur

Ketika kondisi udara sudah membaik dan paparan abu berhenti, periksa dulu area jemuran sebelum menggunakannya. Bersihkan permukaan jemuran secara hati-hati dan pastikan tidak ada sisa abu yang menempel.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 07 September 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:54
Ashar
15:10
Maghrib
17:55
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan